IPK (Nilai) Tinggi Bukan Jaminan Sukses Diperkerjaan ..!!

0 votes Cast your vote now!

Lulusan yang memiliki IQ tinggi terkadang susah mendapatkan pekerjaan dibandingkan dengan lulusan yang IQ-nya sedang, hal ini disebabkan oleh tingkat idealisme dan egoisme serta sintiment business yang rendah. Perlu diingat bahwa sentiment business erat hubungannya dengan tingkah laku, pengendalian diri serta kepribadian seseorang. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa softskill begitu penting bagi peserta didik..?? Soft skills yang secara ringkas bisa didefinisikan sebagai kepribadian seseorang untuk mengembangkan hubungan-hubungan kemanusiaan mempunyai berbagai aspek, Soft skills sangat berorientasi pada pengembangan sisi-sisi kemanusiaan (humanity) dari lulusan lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi. Karena pada kemampuan softskill akan ditanamkan beberapa hal berikut :
1. Kejujuran;
2. Kedisiplinan;
3. Tanggungjawab;
4. Berlaku adil;
5. Kemampuan bekerjasama;
6. Kemampuan beradaptasi;
7. Kemampuan berkomunikasi;
8. Toleran;
9. Memiliki rasa hormat terhadap sesama;
10. Kemampuan dalam memecahkan masalah; dan sebagainya

Dalam dunia kerja dewasa ini lebih suka menerima calon pegawai yang memiliki softskill baik dari pada hardskill baik, dengan alasan bahwa, seseorang yang memiliki hardskill tinggi biasanya memiliki idealisme yang tinggi juga, sulit untuk diberi masukan dan cenderung kurang memiliki kemampuan bekerjasama, kemampuan beradaptasi dan kemampuan berkomunikasi baik secara vertikal atau horisontal padahal dalam dunia kerja adalah team work dan bukan personalitity, karena dia merasa mampu dan memiliki tingkat IQ yang tinggi. Namun jika pegawai dengan softskill yang baik dia akan mampu bersikap dan bisa memposisikan diri sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya, mudah untuk dikendalikan dan jauh memiliki kebijaksanaan dan keleluasaan bertindak karena akan selalu mempertimbangkan sisi baik dan buruknya atas tindakan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakannya, tidak malu untuk bertanya dan selalu terbuka terhadap kritik dan saran (sesuai dengan 10 hal diatas).

Sehingga dengan demikian memiliki IPK tinggi tidak menjadi jaminan sukses dalam pekerjaan, hal ini jika IPK tinggi tidak diimbangan dengan softskill yang baik, Mungkin itu beberapa hal yang menjadikan Softskill akan lebih dipilih oleh dunia kerja daripada hardskill sehingga lembaga pendidikan sejak beberapa tahun terakhir ini akan selalu membekali peserta didiknya dengan softskill selain dengan hardskill yang memang harus dimiliki oleh peserta didik. Semoga bermanfaat.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Member Login

Lost your password?


Japemethe