ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Arah Preneur

Kesaksian Jokowi soal Bisnis Kaesang: Omset Pisang Nugget Kalahkan Bisnis Mebel Saya....

Senin , 11 Februari 2019 | 07:05
Kesaksian Jokowi soal Bisnis Kaesang: Omset Pisang Nugget Kalahkan Bisnis Mebel Saya....
Presiden Jokowi, Minggu (10/2/2019) menyinggung usaha pisang nugget milik Kaesang Pangarep. (FB Presiden Joko Widodo-Tribunnews)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi), Minggu (10/2/2019) menyinggung usaha pisang nugget milik anak bungsunya, Kaesang Pangarep. Presiden mengunggah apresiasi tersebut baik melalui akun Instagram @jokowi, Minggu (10/2/2019) maupun Facebook berakun Presiden Joko Widodo.

Melalui unggahannya itu, Jokowi memberikan pujian pada usaha yang dimiliki Kaesang. Berikut pujian tersebut:

 "Dulu, saya menganggap remeh bisnis pisang goreng nugget yang dikelola Kaesang. Apa sih ini pisang goreng nugget ini? Kenapa Kaesang tak mau mengurus perusahaan mebel yang saya rintis dari nol?

Saya baru antusias ketika usaha anak bungsu saya ini sudah memiliki 54 cabang. Saya sampai bertanya berapa ongkos produksi dan omzetnya. Ternyata, dihitung-hitung, pabrik saya sendiri sudah kalah oleh Sang Pisang. Bagaimana bisa?

Saya juga pernah mampir di outlet Tuku Kopi yang pemiliknya masih sangat muda. Mau masuk saja antre, dan saya pun ikut antre. Ternyata, produk minuman kopi Tuku Kopi yang harganya Rp18.000 itu memang berkualitas tinggi, tidak kalah dengan merek asing. Saya bilang ke pemiliknya agar buka gerai jangan hanya satu, tapi sebanyak-banyaknya.

Begitulah. Anak-anak muda sekarang ini memiliki peluang yang besar untuk mengembangkan apapun. Pada Festival Terampil 2019 di The Kasablanka Hall, Jakarta kemarin saya menyampaikan agar mereka jangan gampang mengeluh kalau menghadapi persoalan atau hambatan. Dari masalah dan hambatanlah kita bisa belajar banyak".

Baca juga: Cari Inspirasi? Yuk, Intip Bisnis Kedua Putra Presiden Joko Widodo

Bisnis Pisang Nugget

kaesang
Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengaku mempelajari cara berbisnis kuliner dari sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, yang sudah terlebih dahulu menekuni bisnis tersebut.

Kaesang mengikuti jejak kakaknya dengan meluncurkan produk pisang goreng nugget Sang Pisang, sementara Gibran sejak 2015 telah memulai bisnis kuliner Martabak Kota Barat (Markobar).

"Terinspirasi dari kakak, dari bapak juga. Bapak kan dulunya juga (bisnis) furnitur, tetapi bisnisnya gaya kuno. Mas Gibran ini (bisnisnya) gaya milenial, jadi lebih bisa diikuti daripada bapak," ujar Kaesang dalam acara pembukaan gerai baru Sang Pisang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, hari ini.

Selain gaya berbisnis Gibran yang lebih "kekinian" di antaranya dengan pemasaran melalui media sosial, Kaesang juga mengaku lebih sering mengobrol seputar bisnis dengan kakak daripada bapaknya, mengingat kesibukan Presiden Jokowi.

"Bapak kan banyak kerjaan, jadi nggak pernah ngobrol sama bapak juga," tutur mahasiswa yang sedang menempuh studi di Singapura itu.

Sejak dirintis pada 2017, Sang Pisang telah memiliki 54 gerai yang tersebar di antaranya di Jakarta, Palembang, Bandung dan Makassar. Olahan pisang yang memiliki 20 varian rasa dan dijual seharga Rp20 ribu itu disebut Kaesang berbeda dibandingkan merek pisang goreng nugget lainnya karena pisangnya telah diolah terlebih dahulu.

"Jadi bukan cuma pisang yang dikasih tepung lalu digoreng," ujar pemuda berusia 24 tahun itu.

Kaesang memilih pisang goreng nugget sebagai produk kulinernya karena bahan utamanya mudah didapat dan bisa menjadi variasi baru resep rumahan. "Saya melihat peluang juga, adanya pasar yang sangat besar di Indonesia," kata bungsu dari tiga bersaudara itu.

Meski menolak menyebut nilai omzet Sang Pisang, ia berharap bisnis kulinernya bisa terus berkembang selain bisnis lain yang sedang ditekuninya yakni produk kaos Sang Javas dan produk aplikasi jual beli makanan rumahan Madhang.

"Kemarin ada yang bilang (omzetnya) Rp1 triliun, amin semoga kita bisa sampai ke sana," tutur Kaesang.

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR