Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Menguat, Ini Rinciannya


 Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Menguat, Ini Rinciannya Arsip foto Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Antam Setia

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Sabtu (11/4/2026). Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas naik Rp3.000 menjadi Rp2.860.000 per gram pada pukul 08.43 WIB.

Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback atau pembelian kembali yang turut menguat menjadi Rp2.627.000 per gram.

“Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar,” demikian informasi yang tercantum dalam laman Logam Mulia.

Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.480.000
  • 1 gram: Rp2.860.000
  • 2 gram: Rp5.660.000
  • 3 gram: Rp8.465.000
  • 5 gram: Rp14.075.000
  • 10 gram: Rp28.095.000
  • 25 gram: Rp70.112.000
  • 50 gram: Rp140.145.000
  • 100 gram: Rp280.212.000
  • 250 gram: Rp700.265.000
  • 500 gram: Rp1.400.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.800.600.000

Dalam setiap transaksi emas, terdapat ketentuan pajak yang mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk penjualan kembali emas batangan dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:

  • 1,5 persen bagi pemilik NPWP
  • 3 persen bagi non-NPWP

Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, tarif PPh 22 yang dikenakan adalah:

  • 0,45 persen bagi pemilik NPWP
  • 0,9 persen bagi non-NPWP

Setiap transaksi pembelian emas akan disertai dengan bukti potong pajak resmi.

Kenaikan harga emas Antam hari ini memperlihatkan tren yang masih cukup positif. Pergerakan ini biasanya dipengaruhi oleh dinamika harga emas global, nilai tukar rupiah, serta permintaan pasar domestik.

Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi sinyal untuk terus memantau pergerakan harga sebelum mengambil keputusan investasi.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru