Selasa, 29 September 2026

Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Kulit Sarankan Ubah Pola Makan Ini


 Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Kulit Sarankan Ubah Pola Makan Ini Ilustrasi kulit berjerawat. (Shutterstock)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sudah mencoba berbagai produk skincare untuk mengatasi jerawat, tapi hasilnya belum juga terlihat? Bisa jadi, masalahnya bukan hanya di perawatan luar, melainkan dari dalam tubuh.

Perubahan pola makan patut dipertimbangkan karena apa yang kita konsumsi berpengaruh besar pada kondisi kulit.

Dokter kulit dari Malik Radix Healthcare Pvt. Ltd, dr. Ridhima Arora, menjelaskan bahwa sejumlah makanan dapat memicu lonjakan insulin, ketidakseimbangan hormon, hingga peradangan—semuanya berkontribusi pada munculnya jerawat.

Gula dan Karbohidrat Olahan Picu Lonjakan Insulin

Menurut dr. Ridhima, makanan seperti roti putih, minuman manis, biskuit, dan mi instan memiliki indeks glikemik tinggi yang menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Lonjakan ini memicu peningkatan insulin dalam tubuh.

Peningkatan insulin memicu produksi hormon androgen yang membuat kelenjar minyak bekerja berlebihan. Akibatnya, minyak (sebum) berlebih menyumbat pori-pori dan menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang.

Produk Susu Juga Bisa Memperburuk Jerawat

Tak hanya gula, produk susu tertentu juga disebut dapat memperparah kondisi kulit berjerawat.

Ia menjelaskan bahwa beberapa jenis susu—terutama susu skim atau produk berbasis whey—mengandung protein dan hormon pertumbuhan yang dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh.

Ia menyarankan untuk menghentikan konsumsi susu skim selama enam minggu guna melihat apakah kondisi kulit membaik.

Makanan yang Bantu Redakan Jerawat

Selain menghindari makanan pemicu jerawat, penting juga mengonsumsi makanan yang membantu mengurangi peradangan dan menyehatkan kulit dari dalam.

Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain:

Makanan kaya omega-3, seperti kacang kenari, biji rami, dan ikan, yang membantu meredakan peradangan.

Makanan tinggi zinc, seperti biji labu dan kacang-kacangan, yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

Makanan kaya antioksidan, seperti bayam, wortel, dan tomat, yang mendukung regenerasi kulit.

Teh hijau, yang secara alami membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit.

Rawat dari Luar dan Dalam

Mengatasi jerawat tidak cukup hanya dengan skincare. Kombinasi perawatan luar yang tepat dan pola makan sehat bisa menjadi kunci kulit lebih bersih dan sehat.

Jika jerawat tak kunjung membaik, mungkin sudah saatnya mengevaluasi isi piring Anda setiap hari.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru