Loading
Hujan lebat disertai petir mengguyur Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Senin (22/12/2025) siang. ANTARA/Sumarwoto
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan ringan pada Rabu, 24 Desember 2025. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan perlengkapan seperti payung saat beraktivitas di luar ruangan.
Prakirawan BMKG, Diahayu, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Pulau Sumatra didominasi awan tebal hingga hujan ringan. Wilayah Tanjung Pinang diprakirakan berawan, sementara Medan, Banda Aceh, dan Palembang diselimuti awan tebal.
“Padang, Jambi, Bengkulu, dan Pangkal Pinang berpotensi mengalami hujan ringan, sedangkan Bandar Lampung perlu mewaspadai hujan yang dapat disertai petir,” ujar Diahayu dalam pembaruan cuaca BMKG, seperti dikutip dari Antara.
Untuk wilayah Pulau Jawa, hujan ringan diprakirakan terjadi secara merata. Kota-kota besar seperti Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Beralih ke Kalimantan, cuaca berawan tebal diprediksi terjadi di Pontianak. Sementara itu, Palangkaraya berpotensi hujan ringan, dan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di Banjarmasin serta Tanjung Selor.
“Masyarakat di Samarinda diminta waspada terhadap hujan yang berpotensi disertai petir,” kata Diahayu.
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar dan Mataram. Adapun warga Kupang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan petir.
Sementara itu, kondisi cuaca di Sulawesi bervariasi. Gorontalo diprakirakan berawan tebal, Palu berpotensi hujan ringan, sedangkan Mamuju, Makassar, dan Manado berpeluang diguyur hujan dengan intensitas sedang.
“Perlu diwaspadai potensi hujan petir di wilayah Kendari,” tambahnya.
Untuk wilayah Maluku, hujan ringan diprakirakan terjadi di Ternate dan Ambon. Adapun di Papua, Manokwari diprediksi berawan tebal, sementara Sorong, Jayapura, Nabire, dan Jayawijaya berpotensi hujan ringan. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Merauke dan Nabire.
BMKG juga memantau keberadaan bibit siklon 93S di Samudera Hindia barat daya Bengkulu. Bibit siklon tersebut memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 km/jam dan berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan.
Kondisi dinamika atmosfer ini turut meningkatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. BMKG mengingatkan adanya peluang hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua Selatan, sehingga masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini.