Bandung Diguncang Gempa Dangkal, Wali Kota Pastikan Warga Tetap Aman


  • Jumat, 30 Januari 2026 | 17:30
  • | News
 Bandung Diguncang Gempa Dangkal, Wali Kota Pastikan Warga Tetap Aman Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Antara)

BANDUNG, ARAHKITA.COM - Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat memantau dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 yang mengguncang wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat pagi. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk turun ke lapangan memastikan kondisi bangunan serta keselamatan warga.

“Saya sudah meminta BPBD segera melakukan pengecekan di lapangan, memastikan tidak ada kerusakan berarti dan warga tetap dalam kondisi aman,” ujar Farhan saat dikonfirmasi di Bandung, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur, atau sekitar 14 kilometer di sebelah timur Kota Bandung, dengan kedalaman mencapai lima kilometer.

Farhan menjelaskan, langkah mitigasi dilakukan secara cepat dan terukur untuk mengantisipasi risiko lanjutan akibat aktivitas gempa. Pemkot Bandung juga memastikan seluruh prosedur penanganan kebencanaan berjalan sesuai standar.

“Kami melakukan pemantauan secara berkelanjutan agar potensi dampak lanjutan bisa ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bandung terus menjalin koordinasi intensif dengan BMKG guna memantau perkembangan aktivitas seismik, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Koordinasi dengan BMKG sangat penting agar kami memperoleh informasi terbaru dan akurat, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih dini,” ujar Farhan.

Wali Kota Bandung juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik. Ia mengingatkan warga untuk kembali memahami dan menerapkan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi.

“Masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti panduan kesiapsiagaan bencana yang sudah disosialisasikan,” katanya.

Menurut Farhan, kesiapsiagaan bersama antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menghadapi potensi bencana alam.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Pemerintah siaga, masyarakat juga harus siap,” tegasnya seperti dikutip dari Antara

Hingga saat ini, BPBD Kota Bandung masih melakukan pemantauan di sejumlah titik serta memastikan kesiapan personel dan peralatan jika sewaktu-waktu diperlukan penanganan lanjutan.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru