Pemuda Katolik Komac Bogor Barat melakukan audensi di Kantor Kecamatan Bogor Barat. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Camat, Citra Widya Lestari. Tampak foto bersama usai pertemuan. (Foto: Dok. Istimewa)
BOGOR BARAT, ARAHKITA.COM – Anak muda kini tak lagi hanya jadi penonton pembangunan. Di Bogor Barat, Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) menunjukkan peran aktifnya dengan mendorong kolaborasi nyata bersama pemerintah kecamatan.
Langkah ini ditandai melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Bogor Barat. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Camat, Citra Widya Lestari, dan menjadi titik awal sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Ketua Pemuda Katolik Komac Bogor Barat, Ludgerus Manik, menegaskan bahwa kepengurusan yang ia pimpin hadir sebagai pionir di tingkat kecamatan di Jawa Barat. Lebih dari sekadar organisasi, Pemuda Katolik ingin menjadi bagian dari solusi.
“Kami ingin hadir sebagai ekosistem solusi. Tidak hanya memperkuat kerukunan lintas iman, tetapi juga menjadi mitra pemerintah, mendorong ekonomi kreatif, hingga menyumbangkan pemikiran berbasis data untuk perencanaan pembangunan seperti Musrenbang,” jelas Ludgerus.
Program Nyata: Urban Farming hingga Toleransi Sosial
Dalam audiensi tersebut, Pemuda Katolik menawarkan sejumlah program konkret yang langsung menyasar kebutuhan masyarakat.
Salah satunya adalah urban farming berbasis hidroponik, yang dinilai relevan untuk wilayah dengan keterbatasan lahan. Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya penanganan stunting.
Selain itu, penguatan dialog lintas iman menjadi fokus penting. Di tengah maraknya hoaks dan isu SARA, pendekatan ini diharapkan mampu menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat toleransi di masyarakat.
“Kami ingin menggabungkan potensi sumber daya manusia dalam organisasi dengan program kecamatan, agar pembangunan manusia berjalan lebih kuat, toleransi terjaga, dan kesejahteraan meningkat,” tambahnya.
Disambut Positif Pemerintah Kecamatan
Inisiatif tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak Kecamatan Bogor Barat. Sekretaris Camat, Citra Widya Lestari, menilai kehadiran Pemuda Katolik membawa energi baru dalam pembangunan wilayah.
“Kami mengapresiasi gagasan dan semangat kolaborasi ini. Program yang ditawarkan sangat relevan, terutama untuk penguatan ekonomi dan menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah kecamatan terbuka terhadap peran aktif organisasi kepemudaan. Ia bahkan melihat Pemuda Katolik Komac Bogor Barat sebagai mitra strategis dalam merespons dinamika sosial dan ekonomi di tingkat lokal.
“Kami berharap sinergi ini bisa segera ditindaklanjuti dalam program-program yang terukur dan berdampak langsung,” tambah Citra.
Menuju Kolaborasi Berkelanjutan
Audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal. Ke depan, kedua pihak berencana melanjutkan pembahasan teknis agar program-program yang diusulkan dapat segera diimplementasikan di masyarakat.
Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran pengurus Pemuda Katolik Komac Bogor Barat, termasuk Steven Simanjuntak, Maria Regina Uli Nadeak, serta Dewan Pakar Boy Fernando Lumban Raja.
Dengan semangat kolaborasi, langkah ini menjadi contoh bagaimana pemuda bisa tampil sebagai motor penggerak perubahan—bukan hanya wacana, tetapi lewat aksi nyata.