Axel Bramesta: Festaya Vol. IV Jadi Bukti Kreativitas Mahasiswa NTT di Kota Jogja


  • Minggu, 24 Mei 2026 | 14:00
  • | News
 Axel Bramesta: Festaya Vol. IV Jadi Bukti Kreativitas Mahasiswa NTT di Kota Jogja Ilustrasi - Festaya Vol. IV yang akan digelar Komantta menjadi bukti bahwa mahasiswa asal NTT mampu berkembang dan menunjukkan kreativitasnya di Kota Yogyakarta. (Foto: Dok. NKJ)

YOGYAKARTA, ARAHKITA.COM – Manajer Nara Kupu Jogja, Axel Bramesta, menilai Festaya Vol. IV yang digelar Komantta menjadi bukti bahwa mahasiswa asal NTT mampu berkembang dan menunjukkan kreativitasnya di Kota Yogyakarta.

Menurut Axel, mahasiswa NTT memiliki karakter kuat, solidaritas tinggi, dan semangat berkarya yang luar biasa selama menempuh pendidikan di Yogyakarta.

“Mereka tidak hanya aktif menjaga budaya daerahnya, tetapi juga mampu beradaptasi dan menunjukkan kreativitas di lingkungan yang lebih luas. Itu merupakan hal yang sangat positif dan membanggakan,” ungkap Axel.

Festaya Vol. IV sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan Komantta, komunitas mahasiswa asal NTT di Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 6 Juni mendatang.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Nara Kupu Jogja sebagai sponsor dan mitra kolaborasi. Dukungan terhadap kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Rayhan Christian Siego selaku pemilik Nara Kupu Jogja yang terus mendorong hadirnya ruang kreatif dan kolaboratif bagi generasi muda di Yogyakarta.

Axel mengatakan komunitas seperti Komantta menjadi ruang penting bagi mahasiswa perantauan untuk bertumbuh, membangun relasi, serta menjaga identitas budaya di tanah rantau.

“Di dalamnya ada ruang untuk saling mendukung, berkembang bersama, dan menjaga identitas budaya,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari para senior dan tokoh masyarakat terhadap komunitas mahasiswa daerah. Salah satu alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang dikenal konsisten mendukung Komantta adalah Fransiscus Go.

“Kegiatan ini sangat positif untuk menggambarkan bahwa anak-anak NTT bisa dan mampu berprestasi dalam budaya kreatif di Kota Jogya,” ungkap Fransiscus Go.

Menurut Axel, dukungan dari para senior menjadi motivasi penting bagi mahasiswa NTT di Yogyakarta untuk terus percaya diri dalam berkarya dan menjaga solidaritas komunitas.

Ia berharap Festaya Vol. IV dapat menjadi momentum mempererat solidaritas mahasiswa NTT sekaligus memperkenalkan semangat budaya dan kreativitas mereka kepada masyarakat yang lebih luas di Kota Jogja.

Ke depan, Nara Kupu Jogja juga membuka diri untuk terus berkolaborasi dengan komunitas mahasiswa dan anak muda yang memiliki visi positif serta berdampak baik bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah salah satu cara terbaik untuk menciptakan ekosistem kreatif yang sehat di Yogyakarta,” tutup Axel.

Tentang Nara Kupu Jogja

Nara Kupu Jogja adalah sebuah destinasi istimewa di kaki Gunung Merapi, Yogyakarta, yang sejuk, di mana perkebunan organik, kehidupan farm-to-table, kecintaan terhadap lingkungan, dan kebersamaan menyatu dalam satu lanskap alami.

Berakar pada karakter edu-farm yang menjadi identitas uniknya, Nara Kupu Jogja mengundang setiap tamu untuk tidak sekadar berkunjung, menikmati hidangan, atau berkumpul, tetapi juga untuk kembali dekat dengan alam, belajar dari bumi, dan mengalami perjalanan yang lebih utuh—hangat, hidup, dan penuh makna.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru