Jumat, 11 September 2026

Kementan Canangkan Program Bekerja untuk Entaskan Kemiskinan Desa


  • Selasa, 24 April 2018 | 15:08
  • | News
 Kementan Canangkan Program Bekerja untuk Entaskan Kemiskinan Desa Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat pencanangan Program Bekerja di di Desa Cikencana. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Melalui Kementerian Pertanian (Kementan), pemerintah membuat gebrakan baru guna mengentaskan kemiskinan di desa. Gebarakan itu dalam bentuk “Program Bekerja atau Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera” yang menjangkau 1.000 desa di 100 kabupaten. Diharapkan dengan adanya gebrakan ini angka kemiskinan secara agregat mampu ditekan sesuai target pemerintah menjadi satu dijit atau di bawah 10 persen pada 2018.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat pencanangan Program Bekerja di di Desa Cikencana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur pada Senin (23/04) mengatakan sesuai arahan Presiden Jokowi, Program Bedah Kemiskinan ini adalah bagian program padat karya tunai, berbasis pada pertanian. Sektor pertanian harus menjadi ujung tombak untuk menekan angka kemiskinan khususnya di desa, serta mengangkat kesejahteraan petani.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin sudah turun signifikan dari 10,96% (27,73 juta orang) pada Septeber 2014, menjadi 10,12% (26,58 juta orang) di September 2017.

Program tersebut ditegaskan Amran harus dapat menjadi solusi permanen pengentasan kemiskinan dengan menyasar jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. “Untuk jangka pendek, tanaman sayuran bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Untuk jangka menengah kita berikan ayam dan kambing, karena ayam misalnya sudah bisa bertelur di enam bulan. Sementara untuk jangka panjang tanaman keras seperti manga, salak dan lain-lain,” katanya.

Program Bekerja ini memberikan bantuan untuk setiap rumah tangga miskin berupa 50 ekor ayam, 3 ekor kambing/domba, 5 ekor kelinci beserta kandang dan pakan selama 6 bulan, 2-3 batang bibit mangga/manggis/durian/pisang/pepaya, 2-3 batang bibit kopi/kakao/pala/lada dan 10 batang bibit cabai/bawang merah. Agar bantuan tepat pada sasaran kementan menggunakan data yang sudah ada, dan fokus pada mereka yang benar-benar membutuhkan, karena datanya sudah ada. By name, by address.

Untuk terlaksananya program ini, Menteri pertanian mengatakan kementriannya secara khusus, telah melakukan refocusing  anggaran untuk menyediakan 10 juta ekor ayam. Program Bekerja memanfaatkan pekarangan masyarakat secara intensif untuk pertanian.

Beberapa hal perlu diperhatikan untuk menunjang efektivitas distribusi program seperti  agro-climate, kultur tanaman, serta keunggulan komparatif yang dimiliki oleh setiap daerah. Hal ini bertujuan agar Program Bekerja bisa mewujudkan klaster ekonomi yang fokus sehingga bisa menopang skala industri di daerah. Pada setiap klaster ekonomi dikembangkan usaha hulu (produksi) hingga hilir (pengolahan dan pemasaran).

Menjamin program ini bisa tepat sasaran, Kementan membentuk tim yang langsung turun ke lapangan untuk penerapannya. Beberapa provinsi menjadi prioritas awal untuk menjalankan program ini yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumsel, Lampung, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru