Ilustrasi - Hyundai all-new KONA Electric saat uji berkendara di Kota Semarang. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Tiga produsen otomotif besar, yakni Hyundai Motor Company, Kia Corporation, dan BMW Korea, mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 107.158 unit kendaraan di Korea Selatan.
Langkah ini dilakukan secara sukarela setelah ditemukan cacat produksi pada puluhan model mobil yang berpotensi memicu risiko kebakaran. Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Transportasi Korea Selatan, seperti dilaporkan kantor berita Yonhap News Agency pada Rabu (25/2/2026).
Hyundai Tarik Kona Electric dan Tiga Model Lain
Kementerian menyebutkan, Hyundai akan menarik 37.690 unit dari empat model, termasuk Hyundai Kona Electric. Permasalahan terletak pada perangkat lunak sistem manajemen baterai atau battery management system (BMS).
Gangguan pada BMS tersebut berisiko menghambat deteksi dini potensi panas berlebih yang dapat memicu kebakaran.
Kia Recall Niro EV
Sementara itu, Kia juga melakukan recall terhadap 1.590 unit Kia Niro EV. Masalah yang ditemukan serupa, yakni kesalahan pada perangkat lunak BMS yang memengaruhi sistem keamanan baterai kendaraan listrik.
Langkah pembaruan perangkat lunak akan dilakukan guna mencegah potensi risiko di kemudian hari.
BMW Korea Tarik 67 Ribu Lebih Kendaraan
Secara terpisah, BMW Korea menarik 67.878 unit dari 32 model kendaraan, termasuk BMW 520i dan BMW 320i.
Kasus pada BMW berbeda dengan Hyundai dan Kia. Permasalahan ditemukan pada komponen motor starter yang cacat dan berpotensi menyebabkan percikan api sehingga meningkatkan risiko kebakaran.
Kementerian Transportasi Korea Selatan menegaskan bahwa seluruh produsen akan melakukan perbaikan tanpa biaya kepada pemilik kendaraan terdampak.
Langkah recall ini menjadi bagian dari komitmen industri otomotif dalam menjaga keselamatan konsumen serta memastikan standar kualitas tetap terjaga.