Loading
Boy grup asal Korea Selatan BTS. (X @bts_bighit)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pusat kota Seoul bersiap menghadapi gelombang besar penggemar akhir pekan ini. Grup K-pop global BTS dijadwalkan menggelar konser luar ruangan spektakuler di Gwanghwamun Square pada Sabtu malam pukul 20.00 waktu setempat.
Konser ini digelar untuk merayakan perilisan album terbaru mereka, “Arirang”, dan diperkirakan menarik sekitar 260 ribu orang ke kawasan tersebut. Dari jumlah itu, 22 ribu merupakan pemegang tiket resmi, sementara sisanya diprediksi akan memadati area sekitar lokasi.
Lonjakan massa membuat sejumlah pelaku usaha di sekitar Gwanghwamun mengambil langkah antisipasi. Beberapa toko memilih tutup lebih awal, bahkan ada yang tidak beroperasi sama sekali pada hari konser.
Empat gerai Olive Young di sekitar lokasi dipastikan tutup, sementara tiga gerai lainnya akan menutup layanan lebih cepat dari biasanya. Gerai Starbucks di sekitar alun-alun, termasuk dua yang berada di gedung KT Gwanghwamun West, juga tidak akan beroperasi sepanjang hari.
Langkah ini diambil untuk mencegah kepadatan berlebihan sejak siang hari.
Tak hanya Gwanghwamun, kawasan belanja populer Myeongdong ikut bersiap. Pusat perbelanjaan besar seperti Shinsegae Department Store dan Lotte Department Store meningkatkan jumlah petugas keamanan.
Shinsegae, yang sebelumnya membuka pop-up store bertema BTS, bekerja sama dengan kepolisian distrik dan otoritas setempat demi memastikan keselamatan pengunjung. Lotte pun menambah personel keamanan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan domestik maupun internasional.
Hotel-hotel di sekitar lokasi konser juga menyesuaikan operasional. Four Seasons Hotel Seoul, misalnya, hanya akan membuka satu dari tiga pintu masuk mulai pukul 12 siang. Restoran hotel hanya melayani tamu menginap atau pengunjung dengan reservasi.
Manajemen hotel juga menambah staf keamanan untuk mengendalikan arus tamu dan mencegah kepadatan berlebih.
Polisi Awasi 31 Gedung Sekitar Lokasi
Pihak kepolisian dan Pemerintah Metropolitan Seoul telah mengidentifikasi 31 bangunan di sekitar Gwanghwamun yang memerlukan pengawasan khusus. Para pengelola gedung diminta membatasi akses masuk, termasuk menutup area atap.
Langkah ini diambil karena dikhawatirkan penggemar tanpa tiket akan mencoba naik ke atap gedung demi menyaksikan konser, yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Di sisi lain, toko serba ada di sekitar lokasi justru bersiap panen pembeli. Mereka menambah stok air minum kemasan, camilan, minuman, hingga pengisi daya ponsel. Bahkan, kasir dwibahasa disiapkan untuk melayani ARMY dari berbagai negara.
Konser ini bukan sekadar perayaan album baru, tetapi juga momentum yang menggerakkan roda ekonomi pusat kota Seoul. Dengan antusiasme ARMY yang luar biasa, akhir pekan ini dipastikan menjadi salah satu momen terbesar dalam kalender hiburan Korea Selatan tahun ini.