Loading
Penyanyi Olivia Rodrigo. (Akun X Olivia Rodrigo)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Penyanyi muda berbakat Olivia Rodrigo kembali menjadi sorotan. Namun kali ini bukan karena karya musik terbarunya, melainkan pengakuan pribadi mengenai kondisi kesehatannya yang jarang diketahui publik.
Saat berbincang dalam acara KISS FM UK bersama pembawa acara Tyler West dan Chloe Burrows pada Rabu (10/6), penyanyi berusia 23 tahun itu mengungkap bahwa telinga kirinya mengalami gangguan pendengaran yang cukup signifikan.
Percakapan tersebut bermula ketika West membahas lagu berjudul What's Wrong with Me? yang masuk dalam album terbarunya, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love. Dengan nada bercanda, West kemudian bertanya, "Sebenarnya apa yang salah denganmu?"
Mendengar pertanyaan itu, peraih Grammy tersebut tertawa dan menjawab bahwa ada cukup banyak hal yang menurutnya "salah" pada dirinya.
"Sebenarnya, saya sekitar 60 persen tuli di telinga kiri saya. Jadi, jika kamu duduk di sisi ini (menunjuk ke kirinya) dan berusaha memberi tahu saya sebuah rahasia, saya tidak bisa memahami apa yang kamu katakan," katanya sambil tertawa sebagaimana dikutip dalam siaran People, Sabtu (13/6/2026).
Pengakuan tersebut mengejutkan banyak penggemar karena selama ini Rodrigo tetap tampil prima di atas panggung dan menjalani karier musiknya tanpa memperlihatkan kendala berarti.
Pelantun lagu Drivers License itu sebenarnya pernah membahas kondisi pendengarannya dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada 2023. Saat itu, Rodrigo mengungkap bahwa gangguan pendengaran yang dialaminya sudah diketahui sejak masih duduk di taman kanak-kanak.
Menurutnya, kondisi tersebut terdeteksi ketika ia menjalani pemeriksaan pendengaran rutin di sekolah. Meski mengalami penurunan fungsi pendengaran pada telinga kiri, hal itu tidak menghalangi perjalanan kariernya hingga menjadi salah satu penyanyi muda paling sukses di industri musik saat ini.
Pengakuan Olivia Rodrigo ini pun mendapat perhatian luas dari penggemar. Banyak yang mengapresiasi keterbukaannya dalam berbagi pengalaman pribadi sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak selalu menjadi penghalang untuk meraih prestasi besar.