Loading
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat pada peringatan Nuzululquran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym/am.
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan merayakan momen Idul Fitri 1447 Hijriah dengan agenda yang cukup spesial di dua provinsi berbeda. Ia akan menghabiskan malam takbiran di Sumatera Utara (Sumut), sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh untuk melaksanakan salat Idul Fitri.
Kepastian agenda tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Ia menyebut Presiden akan berada di Sumut pada Jumat malam (20/3/2026) untuk mengikuti suasana takbiran bersama masyarakat.
“Bapak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara, dan Insya Allah akan salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” ujar Teddy kepada wartawan di Jakarta.
Rencananya, Presiden Prabowo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat sore. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat negara, termasuk Sekretaris Kabinet.
Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Keputusan ini diambil setelah sidang isbat yang mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa posisi hilal belum memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh negara-negara anggota MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
“Berdasarkan hasil pengamatan, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria, sehingga 1 Syawal ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” jelasnya dalam konferensi pers.
Perbedaan Penetapan Lebaran
Meski pemerintah menetapkan Idul Fitri pada 21 Maret, sebagian umat Islam di Indonesia, khususnya Muhammadiyah, telah lebih dahulu merayakannya pada Jumat, 20 Maret 2026.
Perbedaan ini merupakan hal yang lazim terjadi, mengingat metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan masing-masing pihak berbeda.