Sabtu, 15 Agustus 2026

BNPB Rilis Data Terbaru Bencana Februari 2026, Kendal dan Sumedang Paling Terdampak


  • Kamis, 12 Februari 2026 | 16:00
  • | News
 BNPB Rilis Data Terbaru Bencana Februari 2026, Kendal dan Sumedang Paling Terdampak Ilustrasi Evakuasi warga terdampak banjir. (BNPB)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada 11 hingga 12 Februari 2026. Dalam periode tersebut, peristiwa yang mendominasi adalah bencana hidrometeorologi basah akibat hujan deras dan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., mengatakan bahwa intensitas hujan tinggi menjadi pemicu utama rentetan kejadian tersebut.

“Laporan yang kami terima menunjukkan sebagian besar kejadian dipicu hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang yang berdampak pada permukiman warga,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (12/2/2026).

Angin Kencang Terjang Banyumas

Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, angin kencang menerjang tiga kecamatan pada Rabu (11/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan lebat yang disertai hembusan angin kuat menyebabkan pohon tumbang serta merusak sejumlah rumah warga.

Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Berkoh (Purwokerto Selatan), Kelurahan Mersi (Purwokerto Timur), dan Desa Ledug (Kecamatan Kembaran). Data sementara mencatat 30 kepala keluarga terdampak dengan tingkat kerusakan rumah bervariasi.

BPBD Banyumas langsung melakukan kaji cepat dan pembersihan material pohon tumbang guna mencegah risiko lanjutan. Perbaikan atap rumah serta pemulihan jaringan listrik yang sempat terganggu masih terus dilakukan bersama PLN dan unsur terkait.

Sungai Cilutung Meluap, 370 KK Terdampak di Sumedang

Masih pada hari yang sama, banjir melanda Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sekitar pukul 20.10 WIB. Hujan deras menyebabkan Sungai Cilutung meluap dan menggenangi permukiman di Desa Darmawangi, Marongge, dan Tolengas.

Sekitar 370 kepala keluarga terdampak dengan jumlah rumah yang tergenang diperkirakan mencapai 370 unit. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, PMI, serta aparat pemerintah setempat melakukan evakuasi dan pendataan lanjutan.

Per Kamis (12/2) dini hari, air dilaporkan berangsur surut dan akses jalan utama sudah dapat dilalui kendaraan.

Banjir dan Lumpur Tutup Jalan di Bogor

Banjir juga terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu sore. Hujan berkepanjangan membuat anak kali meluap dan membawa lumpur serta batu ke area perumahan dan jalan.

Satu ruas jalan sempat tertutup material dan satu kendaraan roda empat terbawa arus. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim BPBD bersama aparat setempat telah mengevakuasi kendaraan serta membersihkan material yang menghambat akses transportasi.

Update Banjir Kendal: 1.430 KK Terdampak

Sementara itu di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, banjir akibat hujan deras sejak Selasa (10/2) malam berdampak pada empat kecamatan dan 11 desa. Data sementara menunjukkan sekitar 1.430 kepala keluarga terdampak dan sekitar 1.300 rumah tergenang.

Beberapa wilayah seperti Kecamatan Boja dilaporkan telah surut. Namun, genangan masih terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Ngampel, Brangsong, dan Kaliwungu Selatan dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter.

BPBD Kendal terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan kondisi tetap terkendali. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.

Imbauan BNPB

Abdul Muhari menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Masyarakat di wilayah rawan banjir dan angin kencang diharapkan meningkatkan kewaspadaan, membersihkan saluran air, serta segera melapor jika ada tanda-tanda kenaikan debit air,” katanya.

BNPB juga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan darurat dan distribusi bantuan berjalan cepat hingga kondisi benar-benar pulih.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru