Prajurit TNI berseragam khusus bersiap untuk mengikuti prosesi upacara militer pemakaman Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026). ANTARA/Galih Pradipta.
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Senin (2/3/2026) siang. Almarhum dimakamkan di Blok M131, berdekatan dengan pusara Presiden ke-3 RI B. J. Habibie dan istrinya, Hasri Ainun Besari.
Prosesi pemakaman dilaksanakan secara militer dengan pengaturan teknis oleh Komando Garnisun Tetap I/Jakarta (Kogartap I/Jakarta). Sejumlah persiapan telah dilakukan sejak pagi untuk memastikan upacara berjalan khidmat dan tertib.
Berdasarkan informasi yang beredar, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara (irup).
Baca juga:
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Dimakamkan Secara Militer di TMP KalibataSaat dikonfirmasi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, “Seperti biasa ya, protap-nya seperti biasa. Nanti dari Masjid Sunda Kelapa, jenazah diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan.”
Ketika ditanya soal kemungkinan Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara, ia menjawab singkat, “Insya Allah, mohon doanya.”
Upacara militer tersebut melibatkan pasukan dari tiga matra TNI, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Mereka mengiringi perjalanan terakhir almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Sejak dari rumah duka hingga ke TMP Kalibata, peti jenazah dibalut bendera Merah Putih. Delapan personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berseragam merah dengan baret biru muda mengusung peti jenazah. Di barisan depan, seorang prajurit berjalan membawa foto almarhum sebagai penunjuk arah sekaligus bentuk penghormatan.
Baca juga:
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Dimakamkan Secara Militer di TMP KalibataTry Sutrisno wafat pada usia 90 tahun saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta, Senin pagi.
Setelah dimandikan di RSPAD, jenazah dibawa ke rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh hadir melayat, di antaranya Agum Gumelar dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.
Selanjutnya, jenazah disalatkan di Masjid Sunda Kelapa sebelum diberangkatkan ke TMP Kalibata.
Kepergian Try Sutrisno menjadi momen duka bagi bangsa Indonesia, sekaligus pengingat atas panjangnya perjalanan pengabdian beliau di dunia militer dan pemerintahan, termasuk saat mendampingi Presiden ke-2 RI Soeharto.