Loading
Peti jenazah Wakil Presiden Ke6 RI Try Sutrisno dibawa oleh delapan pasukan Pas
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Jenazah Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer.
Sekitar pukul 11.22 WIB, peti jenazah almarhum tiba di masjid setelah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Menteng. Peti yang diselimuti bendera Merah Putih tersebut diturunkan dari ambulans dan diusung delapan personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berseragam merah menuju ruang utama masjid.
Di barisan depan, seorang anggota Paspampres berjalan sambil membawa foto almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Peti jenazah diletakkan di saf paling depan untuk pelaksanaan salat jenazah. Sejumlah tokoh nasional tampak hadir memberikan penghormatan, termasuk mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Suasana khidmat menyelimuti area masjid saat keluarga, kerabat, dan para pelayat mengikuti rangkaian ibadah. Hingga menjelang siang, persiapan salat jenazah masih berlangsung dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi.
Sebelum disalatkan, jenazah almarhum telah dimandikan dan dipulasara di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD). Setelah seluruh proses selesai, jenazah dibawa kembali ke rumah duka sebelum diberangkatkan ke masjid.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memastikan negara memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum, termasuk dalam proses pemakaman yang akan digelar secara militer.
“Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg, untuk memberikan atensi terbaik,” ujar Prasetyo.
Ia menambahkan, koordinasi telah dilakukan bersama Komando Garnisun Tetap I/Jakarta guna memastikan seluruh rangkaian pemulasaraan hingga pemakaman berjalan lancar dan penuh penghormatan.
Pemakaman di TMP Kalibata menjadi simbol penghargaan negara atas jasa dan pengabdian Try Sutrisno selama berkiprah dalam pemerintahan dan militer.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang pengabdian seorang tokoh bangsa.