Jumat, 18 September 2026

Banjir Jakarta Barat Rendam 12 RT dan 4 Jalan, Ini Penyebab dan Titik Terdampak


  • Sabtu, 04 April 2026 | 09:15
  • | News
 Banjir Jakarta Barat Rendam 12 RT dan 4 Jalan, Ini Penyebab dan Titik Terdampak Banjir di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (4/3/2025). ANTARA/Risky Syukur/aa.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya memicu banjir di sejumlah titik, khususnya di Jakarta Barat. Sedikitnya 12 rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan utama dilaporkan tergenang air sejak Sabtu pagi (4/4/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa banjir terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.

“Ketinggian air di beberapa titik mencapai 30 hingga 40 sentimeter,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Hujan Lebat dan Status Siaga Picu Genangan

Hujan intensitas tinggi yang terjadi sejak Jumat (3/4/2026) malam membuat sejumlah pos pantau mengalami peningkatan status kewaspadaan.

Beberapa di antaranya:

  • Pos Pantau Sunter Hulu: Siaga 3 (07.00 WIB)
  • Pos Pantau Pesanggrahan: Siaga 3 (19.00 WIB)
  • Pintu Air Pasar Ikan: Siaga 2 (18.00 WIB)
  • Pos Pantau Angke Hulu: Siaga 3 hingga Siaga 2 (03.00 WIB)

Kondisi ini memicu meluapnya aliran sungai dan menyebabkan genangan di sejumlah wilayah Jakarta.

Wilayah Terdampak Banjir di Jakarta Barat

Sebanyak 12 RT terdampak banjir tersebar di beberapa kelurahan berikut:

  • Kembangan Selatan: 3 RT
  • Kedoya Selatan: 5 RT
  • Kedaung Kaliangke: 3 RT
  • Rawa Buaya: 1 RT

Ketinggian air di permukiman warga berkisar antara 30–40 cm.

Empat Ruas Jalan Tergenang

Tak hanya permukiman, banjir juga mengganggu akses lalu lintas di beberapa titik jalan:

  • Jl. Ciledug Raya (depan SPBU Shell), Petukangan Selatan
  • Jl. Strategi Raya, Joglo
  • Jl. Basoka Raya, Joglo
  • Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan Barat

Ketinggian genangan di ruas jalan bervariasi, mulai dari 15 hingga 55 cm, yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan gangguan mobilitas warga.

BPBD Kerahkan Tim dan Imbau Warga Waspada

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di lapangan. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk mempercepat penanganan genangan dikutip Antara.

Langkah yang dilakukan meliputi:

  • Penyedotan air di titik banjir
  • Pembersihan saluran air
  • Pemantauan debit air sungai

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan 112, yang tersedia gratis selama 24 jam.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru