Loading
PMKRI Cabang Jakarta Pusat resmi menutup RUAC 2026 dan menetapkan Yohanes Jonianus Taek sebagai Ketua Presidium periode 2026/2027 dengan visi kaderisasi progresif dan berdampak. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat “Sanctus Robertus Bellarminus” resmi menutup rangkaian Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Tahun 2026 yang berlangsung sejak 25 April hingga 17 Mei 2026. Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerakan organisasi sekaligus proses regenerasi kepemimpinan.
Dalam agenda puncak RUAC 2026, Yohanes Jonianus Taek resmi ditetapkan sebagai Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat Periode 2026/2027 setelah melalui serangkaian persidangan dan dinamika forum organisasi.
RUAC sendiri diawali dengan Rapat DPC Pleno Diperluas yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan berbagai agenda strategis organisasi. Mulai dari evaluasi perjalanan organisasi, penyusunan arah gerak PMKRI ke depan, hingga pembahasan kaderisasi dan suksesi kepemimpinan.
Baca juga:
Koalisi Ojol Nasional dan PMKRI Jakarta Pusat Sepakat Dorong Regulasi Resmi untuk Driver Ojek OnlineTahun ini, RUAC mengangkat tema “Menguatkan Integritas, Mewujudkan Kepemimpinan Progresif yang Adaptif dan Berdampak.” Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan organisasi kemahasiswaan di tengah perubahan sosial yang terus bergerak cepat.
Dalam penyampaian visi kepemimpinannya, Yohanes Jonianus Taek menekankan pentingnya menjadikan PMKRI Cabang Jakarta Pusat sebagai rumah kaderisasi yang progresif dan berdampak. Menurutnya, organisasi kader harus mampu menghadirkan ruang pembentukan generasi muda yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat.
Ia menilai kaderisasi tidak cukup dipahami sebagai kegiatan formal organisasi semata. Lebih dari itu, kaderisasi harus menjadi proses pembentukan karakter, kepemimpinan, serta ruang tumbuh bagi kader agar mampu menjawab tantangan zaman.
“PMKRI Cabang Jakarta Pusat harus menjadi rumah kaderisasi yang bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai tempat untuk tumbuh bersama; bukan hanya sebagai ruang diskusi, tetapi ruang aksi; dan bukan hanya sebagai organisasi kader, tetapi kekuatan yang menghadirkan dampak nyata,” tegas Yohanes saat penutupan forum RUAC 2026.
Pelaksanaan RUAC 2026 juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi internal organisasi sekaligus titik awal penguatan gerakan PMKRI Cabang Jakarta Pusat dalam menjawab berbagai persoalan sosial, kemahasiswaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Dengan berakhirnya forum tersebut, PMKRI Cabang Jakarta Pusat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang progresif, adaptif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi kader maupun masyarakat luas.