Loading
Pembalap Honda Team Asia dari Indonesia Veda Ega Pratama (9) finis di posisi ke-5 di debut Moto3. (HRC)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, langsung mencuri perhatian pada penampilan perdananya di ajang Moto3. Tampil di seri pembuka yang digelar di Sirkuit Internasional Chang, Minggu (1/3/2026), Veda sukses finis di posisi kelima (P5).
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi pembalap 17 tahun tersebut, mengingat ini adalah balapan pertamanya di level Kejuaraan Dunia Moto3.
Sejak sesi kualifikasi, Veda sudah menunjukkan performa menjanjikan. Ia langsung menembus Kualifikasi 2 (Q2) dan mengamankan posisi start kelima. Saat balapan berlangsung, Veda bahkan sempat terlibat persaingan ketat untuk memperebutkan posisi ketiga sebelum akhirnya menyentuh garis finis di P5.
“Terima kasih banyak untuk semuanya yang sudah mendukung saya di balapan Thailand ini. Ini hasil yang sangat bagus bagi saya karena di balapan pertama Moto3 World Championship saya bisa finis di top 5,” ujar Veda dalam wawancara usai balapan.
Meski tampil gemilang, Veda mengaku masih banyak hal yang ia pelajari, terutama soal strategi balapan di level dunia. Ia menyebut atmosfer dan intensitas Moto3 sangat berbeda dibanding kompetisi yang pernah ia jalani sebelumnya, termasuk Asia Talent Cup yang ia juarai pada 2023 serta Red Bull Rookies Cup di mana ia menjadi runner-up musim lalu.
“Balapan ini sangat berarti bagi saya karena saya mendapatkan banyak pelajaran, terutama bagaimana mengatur jalannya balapan,” ungkapnya.
Dalam balapan sepanjang 19 lap tersebut, Veda juga mengakui sempat mengalami kesulitan dalam mengelola kondisi ban.
“Selama balapan saya sedikit struggle dalam mengatur ban. Tapi saya selalu mencoba yang terbaik dan akhirnya bisa finis kelima. Itu hasil yang sangat bagus bagi saya,” tambahnya.
Koleksi 11 Poin, Tatap Seri Brasil
Berkat finis kelima di Thailand, Veda langsung mengantongi 11 poin dan bertengger di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 — sebuah awal yang sangat menjanjikan untuk musim debutnya.
Tantangan berikutnya akan berlangsung di Brasil pada 20–22 Maret di Autodromo Internacional de Goiania, yang juga dikenal sebagai Sirkuit Ayrton Senna.
Menariknya, seri Brasil akan menjadi lintasan baru bagi seluruh pembalap Moto3 musim ini. Veda optimistis pengalaman dari Thailand bisa menjadi modal penting untuk kembali tampil kompetitif.
“Untuk balapan selanjutnya di GP Brasil, tentu saya akan menggunakan pengalaman minggu ini. Sirkuit Brasil juga baru bagi semua rider, jadi menurut saya siapa yang paling cepat beradaptasi, dia yang akan tampil bagus,” tutup Veda.
Dengan start impresif ini, peluang Veda untuk terus bersaing di barisan depan Moto3 musim ini terbuka lebar.