Loading
Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli merayakan kemenangannya di balapan F1 GP China 2026 di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/3/2026). (Formula 1)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, tampil luar biasa dengan menjuarai Formula 1 GP China 2026 yang digelar di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/3/2026).
Start dari pole position, pembalap asal Italia berusia 19 tahun itu memimpin balapan dengan performa yang nyaris tanpa kesalahan. Sepanjang 56 lap, Antonelli mampu menjaga ritme dan strategi balapnya sehingga tidak memberi peluang bagi para pesaing untuk menyalip.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena ia juga berhasil mengungguli rekan setimnya, George Russell, yang finis di posisi kedua. Hasil tersebut memastikan Mercedes meraih finis satu-dua, sebuah sinyal kuat bahwa tim pabrikan Jerman itu kembali kompetitif pada musim F1 2026.
Pembalap Muda yang Mencuri Perhatian
Kemenangan di Shanghai membuat Antonelli semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Formula 1.
Ia juga kini tercatat sebagai pembalap termuda kedua dalam sejarah yang pernah memenangi balapan F1.
Rekor pembalap termuda yang meraih kemenangan masih dipegang oleh Max Verstappen, yang menang untuk pertama kalinya pada usia 18 tahun saat GP Spanyol 2016.
Ferrari Ikut Naik Podium
Di belakang dominasi Mercedes, Lewis Hamilton berhasil membawa Ferrari naik podium. Pembalap veteran asal Inggris itu finis di posisi ketiga setelah memenangi duel internal tim melawan Charles Leclerc, yang harus puas di posisi keempat.
Pertarungan antara dua pembalap Ferrari tersebut berlangsung sengit hingga fase akhir lomba, namun Hamilton mampu mempertahankan posisinya hingga garis finis.
Drama di Tim McLaren
Balapan GP China kali ini juga diwarnai insiden tak terduga dari tim McLaren. Dua pembalapnya, Lando Norris dan Oscar Piastri, bahkan gagal mengikuti balapan.
Masalah kelistrikan pada mobil Norris muncul saat persiapan di grid. Tak lama kemudian, mobil Piastri juga mengalami gangguan serupa sehingga keduanya harus kembali ke garasi sebelum lomba dimulai.
Beberapa Pembalap Gagal Finis
Selain drama sebelum start, balapan juga diwarnai sejumlah pembalap yang gagal menyelesaikan lomba. Juara dunia bertahan Max Verstappen harus mengakhiri balapan lebih awal. Nasib serupa dialami oleh dua pembalap Aston dikutip Antara.
Martin, yakni Fernando Alonso dan Lance Stroll, yang juga tidak mampu mencapai garis finis.
Hasil Lengkap Formula 1 GP China 2026
Kimi Antonelli – Mercedes AMG Petronas – 1:33:15.607
George Russell – Mercedes AMG Petronas – +5.515
Lewis Hamilton – Scuderia Ferrari HP – +25.267
Charles Leclerc – Scuderia Ferrari HP – +28.894
Ollie Bearman – TGR Haas F1 Team – +57.268
Pierre Gasly – BWT Alpine F1 Team – +59.647
Liam Lawson – Visa Cash App Racing Bulls – +80.588
Isack Hadjar – Oracle Red Bull Racing – +87.247
Carlos Sainz Jr – Atlassian Williams F1 Team – +1 lap
Franco Colapinto – BWT Alpine F1 Team – +1 lap
Nico Hulkenberg – Audi Revolut F1 Team – +1 lap
Arvid Lindblad – Visa Cash App Racing Bulls – +1 lap
Valtteri Bottas – Cadillac F1 Team – +1 lap
Esteban Ocon – TGR Haas F1 Team – +1 lap
Sergio Perez – Cadillac F1 Team – +1 lap
DNF (Gagal finis)
Max Verstappen – Oracle Red Bull Racing
Fernando Alonso – Aston Martin Aramco F1 Team
Lance Stroll – Aston Martin Aramco F1 Team
DNS (Tidak start)
Oscar Piastri – McLaren Mastercard F1 Team
Lando Norris – McLaren Mastercard F1 Team
Gabriel Bortoleto – Audi Revolut F1 Team
Alex Albon – Atlassian Williams F1 Team
Kemenangan di Shanghai ini menjadi momentum penting bagi Antonelli sekaligus memperlihatkan bahwa generasi muda mulai memberi warna baru dalam persaingan Formula 1 musim 2026.