Loading
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting saat berlatih pada hari pertama jelang Piala Thomas dan Uber 2026 di Horsens Badminton Club, Denmark, Sabtu (18/4/2026). ANTARA/HO-PBSI.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim bulu tangkis Indonesia menghadapi laga penentuan saat bertemu Prancis di pertandingan terakhir Grup D Piala Thomas 2026, Selasa (malam WIB). Bertanding di Forum Horsens, Denmark, duel ini akan sangat menentukan langkah Merah Putih menuju babak perempat final.
Kali ini, Indonesia menaruh harapan besar pada sektor tunggal putra. Tiga nama utama—Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting—diturunkan di tiga partai awal untuk mengamankan momentum sejak awal pertandingan.
Laga Krusial Penentu Juara Grup
Indonesia memang tampil cukup solid di dua laga sebelumnya, menang telak 5-0 atas Aljazair dan menang tipis 3-2 melawan Thailand. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk memastikan posisi puncak klasemen Grup D.
Karena itu, kemenangan atas Prancis menjadi target wajib. Jika berhasil, Indonesia tak hanya lolos, tetapi juga berpeluang besar melangkah sebagai juara grup—posisi yang sangat strategis untuk jalur menuju semifinal.
Duel Sengit di Sektor Tunggal
Partai pertama akan dibuka oleh Jonatan Christie yang menghadapi Christo Popov. Secara rekor, Jonatan masih tertinggal 1-2, tetapi kemenangan terakhir di India Open 2026 menjadi modal penting untuk membalikkan keadaan.
Di partai kedua, Alwi Farhan akan bertemu Alex Lanier. Kedua pemain memiliki rekor seimbang 2-2. Pertemuan terakhir di Malaysia Open 2026 menunjukkan betapa ketatnya duel ini, yang kemungkinan akan kembali berlangsung sengit.
Sementara itu, partai ketiga mempertemukan Anthony Sinisuka Ginting dengan Toma Junior Popov. Rekor pertemuan keduanya juga imbang 2-2. Dalam laga terakhir, Ginting kalah dramatis dalam tiga gim ketat—pertanda duel kali ini akan kembali penuh tekanan.
Jika Indonesia mampu mengamankan minimal dua kemenangan dari sektor tunggal, peluang untuk mengunci kemenangan akan terbuka lebar sebelum masuk ke sektor ganda.
Ganda Siap Menyempurnakan Kemenangan
Di sektor ganda, Indonesia menurunkan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang akan menghadapi Eloi Adam/Leo Rossi. Secara statistik, Sabar/Reza unggul 2-0 dan berpotensi menambah poin.
Sementara itu, duet Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi pasangan unik Prancis, yakni duet bersaudara Christo Popov/Toma Junior Popov. Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua pasangan.
Menariknya, keputusan Prancis menurunkan Christo Popov di nomor tunggal sekaligus ganda menunjukkan ambisi besar mereka. Strategi ini membuat susunan pertandingan menjadi tidak biasa dan berpotensi memengaruhi ritme laga.
Momentum di Tangan Tunggal Putra
Dengan komposisi ini, kunci kemenangan Indonesia jelas berada di sektor tunggal. Jika Jonatan, Alwi, dan Ginting mampu tampil dominan sejak awal, jalan menuju kemenangan sekaligus status juara Grup D akan semakin terbuka lebar.
Susunan Pemain Indonesia vs Prancis: