Messi Kenang Foto Ikonik Bersama Bayi Lamine Yamal, Kini Bertemu di Final Piala Dunia


 Messi Kenang Foto Ikonik Bersama Bayi Lamine Yamal, Kini Bertemu di Final Piala Dunia Lionel Messi dari Argentina merayakan gol keduanya selama pertandingan Grup J antara Argentina dan Austria di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas di Dallas, Amerika Serikat, 22 Juni 2026. (ANTARA/Xinhua/Jia Haocheng)

NEW YORK CITY, ARAHKITA.COM – Sepak bola kembali menghadirkan kisah yang terasa seperti skenario film. Hampir dua dekade lalu, Lionel Messi pernah menggendong sekaligus membantu memandikan seorang bayi dalam sesi pemotretan amal di Barcelona. Tak ada yang menyangka, bayi itu adalah Lamine Yamal, yang kini tumbuh menjadi salah satu bintang terbesar dunia dan akan menghadapi Messi di final Piala Dunia.

Menjelang laga puncak pada Minggu (19/7/2026), foto ikonik yang diambil pada 2007 itu kembali menjadi perbincangan. Messi pun mengenang momen tersebut sebagai sesuatu yang sulit dipercaya.

"Sejujurnya, foto kami itu luar biasa. Begitulah kehidupan. Saya berada dalam foto itu bersamanya ketika dia masih bayi, dan sekarang kami berdua berada di sini, bermain di final Piala Dunia," kata Messi kepada awak media di New York, Jumat (17/7).

Saat foto itu diambil, Messi masih berusia 20 tahun dan baru mulai menapaki karier gemilang bersama Barcelona. Di sisi lain, Yamal baru berusia lima bulan. Kini, di usia 19 tahun, pemain muda Spanyol itu telah menjelma menjadi salah satu talenta paling bersinar di dunia sepak bola.

Messi mengaku terus mengikuti perkembangan Yamal karena sama-sama memiliki ikatan kuat dengan Barcelona, klub yang membesarkan nama mereka.

"Lamine adalah talenta besar. Saya selalu mengikuti perkembangannya karena dia bermain untuk klub yang saya cintai. Saya selalu berharap yang terbaik untuknya," ujar kapten Argentina tersebut.

Meski begitu, Messi menegaskan bahwa di final nanti tidak ada ruang untuk belas kasihan. Ia menyadari Yamal memiliki peluang mencatat sejarah, tetapi Argentina akan berusaha keras menggagalkan impian tersebut.

"Dia sudah menjadi pemain papan atas di usia 19 tahun. Kariernya masih sangat panjang dan dia memiliki kesempatan meraih sesuatu yang bersejarah. Namun, kami akan melakukan segala cara agar itu tidak terjadi kali ini. Setelah itu, saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya," katanya dilansir Antara.

Kekaguman Messi terhadap Yamal bahkan melampaui rivalitas di lapangan.

"Ini benar-benar luar biasa. Dia salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, tanpa diragukan lagi. Saya berharap yang terbaik untuknya, karena apa pun yang baik bagi dirinya juga baik untuk Barcelona," tutur Messi.

Foto legendaris tersebut kembali viral pada 2024 setelah ayah Yamal, Mounir Nasraoui, membagikannya ke publik saat berlangsungnya Piala Eropa. Momen itu semakin menarik perhatian setelah Spanyol sukses menjadi juara turnamen tersebut.

Kini, foto yang dulu hanya menjadi kenangan sederhana berubah menjadi simbol perjalanan dua generasi Barcelona. Dari seorang bayi yang digendong Messi hingga kini berdiri sebagai lawan di final Piala Dunia, kisah mereka menjadi salah satu cerita paling unik dalam sejarah sepak bola modern.

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru