Senin, 14 September 2026

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia, Raih Empat Medali Emas


 Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia, Raih Empat Medali Emas Tim woodball Indonesia saat podium dalam World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026). Indonesia menjadi juara umum kategori senior pada World Cup Woodball Championship 2026 setelah mengoleksi empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu. ANTARA/HO-IWbA/aa.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tim woodball Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di pentas internasional. Pada ajang World Cup Woodball Championship 2026 yang berlangsung di Perlis, Malaysia, 24–30 Juli 2026, Indonesia sukses keluar sebagai juara umum kategori senior setelah mengoleksi empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

Prestasi tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen akhir, mengungguli tuan rumah Malaysia yang meraih dua emas, tujuh perak, dan satu perunggu, serta Taiwan dengan dua emas, satu perak, dan empat perunggu.

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, mengatakan keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini termasuk salah satu kekuatan utama woodball dunia.

"Menjadi juara umum di World Cup bukan hal yang mudah karena kami harus menghadapi negara-negara terbaik. Hasil ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di level tertinggi," ujar Aang dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Empat medali emas Indonesia diraih melalui penampilan impresif para atlet senior. Moh. Habibullah menjadi yang terbaik pada nomor stroke competition men's single. Ia kemudian kembali menyumbang emas bersama Ahmad Yopi Solpianda pada nomor fairway competition men's double.

Emas berikutnya dipersembahkan pasangan Bibit Setyaningati dan Ika Yulianingsih pada nomor fairway competition women's double. Sementara satu emas lainnya diraih tim putra nomor fairway yang diperkuat Eka Candra Aprilyanto, Moh. Habibullah, Fachri Husaini, I Gede Prabawa Mapet Darma Nugraha, Erif Nurachmad Satrio Mulya, dan Ahmad Yopi Solpianda.

Indonesia juga menambah dua medali perak melalui Ika Yulianingsih di nomor stroke competition women's single serta pasangan Nur'izza Nova Mindayati dan June C. Ardiningrum pada nomor fairway competition women's double.

Sementara itu, medali perunggu disumbangkan tim putri nomor stroke yang diperkuat Laily Aprilya Maulidiana, Nur'izza Nova Mindayati, June C. Ardiningrum, Dwi Tiga Putri, Ika Yulianingsih, dan Bibit Setyaningsih dikutip Antara.

Atlet Muda Ikut Bersinar

Tidak hanya mendominasi kategori senior, Indonesia juga menunjukkan masa depan cerah melalui kategori youth. Pasangan Zukhfura Jasminne Verinda dan Leandra Aliyyah Dahayu berhasil mempersembahkan satu medali emas.

Meski hanya mengirim dua atlet muda, Indonesia mampu menempati posisi keempat klasemen kategori youth, berada di bawah Taiwan, Malaysia, dan Hong Kong China yang menurunkan jumlah atlet lebih banyak.

Menurut Aang Sunadji, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa sistem pembinaan atlet muda di Indonesia berjalan dengan baik.

"Yang lebih membanggakan, atlet-atlet muda kita mampu mempersembahkan medali emas meski hanya berangkat dengan dua atlet. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang kita miliki," katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan di Malaysia menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mempertahankan prestasi di berbagai kejuaraan internasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional.

Aang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah, dan masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia," ujarnya.

Usai tampil gemilang di Malaysia, Indonesia akan kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan menjadi tuan rumah Indonesia Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Cricket Udayana, Bali, pada 18–23 Agustus 2026. Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para atlet Merah Putih untuk kembali menunjukkan dominasinya di hadapan publik sendiri.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru