Jumat, 18 September 2026

Gvardiol Yakin Enzo Maresca Sosok Tepat Melanjutkan Era Pep Guardiola di Manchester City


 Gvardiol Yakin Enzo Maresca Sosok Tepat Melanjutkan Era Pep Guardiola di Manchester City Bek Manchester City Josko Gvardiol. (Manchester City)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pergantian pelatih di klub sebesar Manchester City tentu menjadi tantangan besar. Namun, bek andalan The Citizens, Josko Gvardiol, menaruh keyakinan penuh kepada Enzo Maresca sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan setelah era panjang Pep Guardiola berakhir.

Pemain tim nasional Kroasia itu mengakui menggantikan Guardiola bukan perkara mudah. Selama satu dekade terakhir, pelatih asal Spanyol tersebut telah membangun fondasi kuat sekaligus menghadirkan berbagai gelar bergengsi bagi Manchester City.

Meski demikian, Gvardiol percaya Maresca memiliki kapasitas untuk menjaga City tetap kompetitif di level tertinggi.

"Saya pikir dia adalah sosok yang sempurna. Namun tentu semuanya membutuhkan waktu. Ini benar-benar sesuatu yang baru dan tidak mudah mengganti pelatih," kata Gvardiol seperti dikutip dari Fotmob, Minggu (2/8/2026).

Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih Manchester City pada Juni lalu setelah Guardiola mengakhiri masa baktinya selama 10 tahun di Stadion Etihad. Pelatih asal Italia tersebut dikontrak selama tiga musim usai mencatat prestasi impresif bersama Chelsea dengan meraih gelar Liga Conference UEFA 2024/2025 dan Piala Dunia Antarklub 2025.

Debut Maresca bersama Manchester City terjadi dalam laga pramusim menghadapi Inter Milan di Hong Kong. Pertandingan berakhir imbang 1-1 pada waktu normal sebelum City kalah 1-3 melalui adu penalti.

Meski hasilnya belum maksimal, Gvardiol menilai proses adaptasi membutuhkan waktu. Menurutnya, Maresca membawa pendekatan baru dan ide-ide segar yang berpotensi membuat Manchester City terus berkembang.

Bek berusia 24 tahun itu juga menegaskan bahwa keberhasilan masa transisi bukan hanya menjadi tanggung jawab pelatih, tetapi juga seluruh pemain.

"Tugas kami adalah membantunya semaksimal mungkin, mendengarkan apa yang dia inginkan, dan berusaha beradaptasi secepat mungkin," ujarnya.

Gvardiol juga menilai keputusan Guardiola mengumumkan kepergiannya setelah musim 2025/2026 berakhir merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, jika pengumuman dilakukan lebih awal, hal itu bisa memengaruhi fokus dan mental para pemain selama menjalani kompetisi.

"Kalau diumumkan lebih awal, itu bisa memengaruhi mental para pemain," katanya.

Meski sedih melihat Guardiola meninggalkan klub, Gvardiol memahami keputusan tersebut. Ia menilai sang pelatih memang membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah bekerja tanpa henti selama satu dekade.

"Bisa jadi setelah enam bulan beristirahat dan mendapatkan kembali energinya, dia akan kembali lagi," ujar Gvardiol optimistis dilansir Antara.

Kini, Manchester City memasuki babak baru bersama Enzo Maresca. Dukungan penuh dari para pemain, termasuk Gvardiol, diharapkan menjadi modal penting agar The Citizens tetap mampu bersaing memperebutkan berbagai gelar di kompetisi domestik maupun Eropa.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru