Sabtu, 08 Agustus 2026

Ismael Bennacer Resmi Berpisah dengan AC Milan, Akhiri 7 Tahun Kebersamaan


 Ismael Bennacer Resmi Berpisah dengan AC Milan, Akhiri 7 Tahun Kebersamaan Gelandang AC Milan Ismael Bennacer (ACMilan.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Perjalanan panjang Ismael Bennacer bersama AC Milan akhirnya resmi berakhir. Gelandang asal Aljazair itu dan klub Serie A tersebut sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat pada bursa transfer musim panas ini.

Melalui pernyataan resmi klub pada Sabtu (8/8/2026), AC Milan mengonfirmasi bahwa kontrak Bennacer dihentikan atas dasar kesepakatan bersama. Klub berjuluk Rossoneri itu juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bennacer selama membela tim.

Selama tujuh tahun berseragam merah-hitam, Bennacer bukan sekadar pemain pelengkap. Ia menjadi bagian penting dalam perjalanan Milan, termasuk saat klub meraih Scudetto Serie A musim 2021/2022 — gelar yang telah lama dinantikan.

Didatangkan dari Empoli pada musim panas 2019 dengan nilai transfer sekitar 16 juta euro, Bennacer berkembang menjadi motor lini tengah. Ia mencatatkan 178 penampilan di semua kompetisi, dengan 137 laga di Serie A.

Pada musim juara tersebut, di bawah asuhan Stefano Pioli, Bennacer tampil dalam 31 pertandingan dan memainkan peran krusial dalam menjaga keseimbangan tim. Permainannya yang disiplin, agresif, dan cerdas membuatnya menjadi salah satu pilar utama Milan kala itu.

Namun, perjalanan kariernya mulai berubah ketika ia mengalami cedera lutut serius di akhir musim 2022/2023. Cedera tersebut menjadi titik balik yang perlahan menggeser posisinya di tim utama.

Meski sempat kembali merumput pada Desember 2023 dan tampil dalam 20 pertandingan di musim 2023/2024, performanya belum sepenuhnya kembali ke level terbaik dikutip Antara.

Situasi itu membuat Milan mengambil langkah meminjamkannya ke Marseille pada pertengahan musim 2024/2025, sebelum kemudian melanjutkan masa peminjaman ke Dinamo Zagreb sepanjang musim berikutnya.

Kini, di usia 28 tahun, Bennacer bersiap membuka lembaran baru dalam kariernya. Sejumlah laporan menyebutkan ia akan melanjutkan perjalanan sepak bolanya di Qatar bersama klub Al Gharafa.

Perpisahan ini menandai akhir dari satu era kecil di San Siro — era di mana Bennacer pernah menjadi simbol kerja keras dan konsistensi di lini tengah AC Milan.


 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru