Jumat, 02 Oktober 2026

Dramatis! Belanda Samakan Kedudukan 2-2 Setelah Tertinggal Dua Gol


 Dramatis! Belanda Samakan Kedudukan 2-2 Setelah Tertinggal Dua Gol Laga Belanda vs Yunani berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/27 di Thessaloniki pada Kamis (1/10/2026). UEFA.com

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Timnas Belanda terhindar dari kekalahan saat bertandang ke markas Yunani dalam lanjutan matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Oranje bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Toumba Stadium, Thessaloniki, Kamis (1/10/2026) malam waktu setempat atau Jumat (2/10/2026) dini hari WIB.

Dua gol penyelamat Belanda dicetak Virgil van Dijk pada menit ke-59 dan Tijjani Reijnders pada menit ke-89. Sementara itu, Yunani lebih dahulu unggul melalui Fotis Ioannidis pada menit ke-23 dan Giorgos Masouras menjelang turun minum.

Hasil ini membuat Belanda membawa pulang satu poin dari Thessaloniki. Dalam klasemen sementara Grup A2, Belanda menempati posisi kedua dengan lima poin, sedangkan Yunani berada di puncak dengan tujuh poin setelah tiga pertandingan.

Sejak awal pertandingan, Yunani tampil agresif di hadapan pendukung sendiri. Tuan rumah berusaha mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Belanda.

Yunani sempat mengancam lebih dahulu melalui Christos Tzolis. Namun, peluang tersebut tidak berbuah gol setelah wasit menganulirnya karena posisi offside.

Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-23. Fotis Ioannidis berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang dan membawa Yunani unggul 1-0.

Belanda mencoba merespons, tetapi belum mampu menemukan celah untuk menembus pertahanan tuan rumah. Sebaliknya, Yunani terus memberikan tekanan dan membuat barisan belakang Oranje bekerja keras.

Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Yunani berhasil menggandakan keunggulan. Ioannidis terlibat dalam proses serangan yang berujung pada penyelesaian Giorgos Masouras. Gol tersebut membuat Yunani menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Van Dijk Buka Kebangkitan Belanda

Memasuki babak kedua, pelatih Belanda Xavi Hernández melakukan sejumlah pergantian pemain. Tijjani Reijnders, Noa Lang, dan Ryan Gravenberch dimasukkan untuk menambah tenaga serta kreativitas serangan.

Perubahan tersebut membuat permainan Belanda terlihat lebih agresif. Oranje mulai meningkatkan tekanan dan lebih sering mengancam pertahanan Yunani.

Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-59. Kapten Belanda, Virgil van Dijk, berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan setelah menyambut sepak pojok yang dilepaskan Joey Veerman. Skor berubah menjadi 2-1.

Belanda kemudian terus berusaha mencari gol penyeimbang. Denzel Dumfries sempat dua kali mencetak gol, tetapi kedua gol tersebut dianulir karena offside.

Yunani berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Belanda tidak berhenti menekan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Kerja keras Oranje akhirnya terbayar pada menit ke-89. Berawal dari umpan Noa Lang, Gjivai Zechiël mencoba meneruskan bola dengan tendangan akrobatik. Upaya tersebut berhasil diblok, tetapi bola muntah jatuh ke arah Tijjani Reijnders.

Tanpa membuang kesempatan, Reijnders melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Konstantinos Tzolakis. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Belanda pun berhasil menghindari kekalahan setelah tertinggal dua gol pada babak pertama.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan Belanda yang belum terkalahkan dalam tiga pertandingan Grup A2. Sementara bagi Yunani, tambahan satu poin membuat mereka tetap memimpin klasemen sementara dengan tujuh poin.

Susunan Pemain

Yunani (4-4-2)

Konstantinos Tzolakis; Manolis Saliakas, Konstantinos Mavropanos, Panagiotis Retsos, Kostas Tsimikas; Konstantinos Karetsas, Dimitrios Kourbelis, Thanasis Androutsos, Christos Tzolis; Vangelis Pavlidis, Fotis Ioannidis.

Belanda (4-3-3)

Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jurriën Timber, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Joey Veerman, Guus Til, Quinten Timber; Crysencio Summerville, Mexx Meerdink, Ruben van Bommel.

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru