Novak Djokovic Cetak 100 Kemenangan di Roland Garros


 Novak Djokovic Cetak 100 Kemenangan di Roland Garros Novak Djokovic Cetak 100 Kemenangan di Roland Garros. (Antaranews)

PARIS, ARAHKITA.COM - Novak Djokovic mencatat sejarah baru di Roland Garros dengan meraih kemenangan ke-100 setelah menaklukkan Cameron Norrie 6-2, 6-3, 6-2 dalam babak keempat, Selasa (3/6) WIB. Kemenangan ini juga mengantarnya ke perempat final Grand Slam tanah liat tersebut untuk ke-16 kali berturut-turut.

Djokovic menjadi petenis kedua sepanjang sejarah yang menembus angka 100 kemenangan di Roland Garros, menyusul Rafael Nadal yang memegang rekor 112 kemenangan dan 14 gelar juara.

“100 kemenangan adalah angka yang sangat bagus, tapi 101 akan terdengar lebih baik,” kata Djokovic dikutip dari ATP. “Saya belum selesai di sini. Merupakan kehormatan bisa menorehkan sejarah dalam olahraga ini.”

 

"Saya akan terus mencari kemenangan lainnya, jelas ini belum berakhir bagi saya di sini. Saya sangat tersanjung dapat mengukir sejarah dalam olahraga ini, yang telah memberikan saya segalanya dalam hidup saya," tambahnya dilansir Antara.

Setelah mencatatkan 19-0 dalam pertandingan babak keempat di Roland Garros, Djokovic melaju ke perempat final untuk menghadapi unggulan ketiga dan runner-up tahun lalu Alexander Zverev.

Petenis Serbia itu unggul 8-5 atas Zverev dalam head to head mereka, setelah secara mengejutkan mengundurkan diri dari pertemuan terakhir mereka di semifinal Australian Open pada Januari.

Setelah mengalahkan Norrie dalam perjalanannya meraih gelar ke-100 di Jenewa dua pekan lalu, Djokovic menyadari rintangan yang ada di hadapannya, dan ia memulai lebih cepat di Lapangan Philippe-Chatrier.

Ia menggagalkan upaya petenis Inggris itu untuk memperpanjang reli dengan mudah, menang mudah di set pembuka setelah keduanya saling bertukar break di awal.

Berusaha mencapai perempat final di Grand Slam untuk kedua kalinya dalam karirnya, Norrie beralih ke pendekatan yang lebih agresif di set kedua, yang bertepatan dengan awal yang dipenuhi kesalahan dari Djokovic. Namun petenis berusia 38 tahun itu bangkit kembali dengan serangkaian pukulan winner dan poin-poin di net.

Norrie mengambil jeda medis untuk merawat pergelangan kaki kirinya sebelum melakukan servis pada kedudukan 3-4 di set kedua, dan hal itu tampaknya semakin menghambat momentumnya saat Djokovic memperkuat dominasinya pada pertandingan tersebut.

Ia memenangi delapan dari 10 gim terakhir untuk memastikan kemenangan selama dua jam 14 menit, dan menjadi perempat finalis tertua di ajang tersebut sejak Istvan Gulyas yang berusia 39 tahun pada 1971.

"Saya merasa baik-baik saja. Saya selalu memiliki harapan yang tinggi, saya tahu bahwa saya selalu dapat bermain lebih baik setiap hari," ujar Djokovic.

"Namun pada akhirnya, ini adalah 12 set yang dimainkan, 12 set yang dimenangi, jadi semuanya positif dan solid hingga saat ini.”

Sebagai No. 6 dalam Peringkat ATP, Djokovic pekan ini mengejar rekor gelar major ke-25. Ia sekarang memiliki catatan 100-16 di Roland Garros, menurut Indeks Menang/Kalah ATP Infosys.

 

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru