Loading
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman (27/1/2016). (REUTERS/Michaela R
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Apple mengambil langkah lebih tegas dalam menjaga kualitas ekosistem aplikasinya. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memperingatkan para pengembang bahwa aplikasi yang tidak diperbarui, minim inovasi, atau gagal menarik pengguna berpotensi dihapus dari App Store.
Dilansir dari Tech Crunch pada Selasa (9/6/2026) waktu setempat, kebijakan terbaru tersebut diumumkan melalui pembaruan pedoman peninjauan aplikasi yang dirilis pekan ini. Apple menegaskan bahwa aplikasi yang tidak menunjukkan perkembangan berkelanjutan akan menjadi sasaran evaluasi lebih ketat.
“Kami dapat menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari App Store di masa mendatang jika tidak diperbarui, ditingkatkan, atau tidak berhasil menarik pelanggan,” tulis Apple dalam pedoman terbarunya.
Dalam aturan baru itu, Apple menyoroti banyaknya aplikasi yang hanya meniru layanan populer atau menghadirkan fungsi yang sudah tersedia secara luas tanpa menawarkan keunggulan baru.
Beberapa kategori yang disebutkan antara lain aplikasi wallpaper, timer sederhana, efek suara, aplikasi ramalan, senter digital, hingga aplikasi kencan yang tidak memiliki diferensiasi yang jelas dibandingkan kompetitor.
Sebelumnya, Apple hanya menolak aplikasi tiruan atau duplikasi. Namun kini perusahaan memperluas kebijakan dengan mempertimbangkan tingkat pengembangan dan relevansi aplikasi dalam jangka panjang.
Apple juga mengingatkan bahwa pengembang yang berulang kali mengirimkan aplikasi serupa tanpa inovasi dapat menghadapi konsekuensi lebih serius.
Selain penghapusan aplikasi dari App Store, mereka berpotensi kehilangan akses ke program pengembang resmi Apple yang menjadi pintu utama untuk mendistribusikan aplikasi di platform iOS.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pengembang menghadirkan produk yang benar-benar memberikan manfaat dan pengalaman berbeda bagi pengguna.
Menurut Apple, penyaringan aplikasi berkualitas rendah akan membantu mengurangi kepadatan katalog App Store yang saat ini berisi jutaan aplikasi.
Dengan jumlah aplikasi yang lebih relevan dan inovatif, pengguna diharapkan lebih mudah menemukan layanan yang sesuai kebutuhan, sementara pengembang yang serius mengembangkan produknya memiliki peluang lebih besar untuk bersaing.
Apple menilai kualitas aplikasi menjadi faktor penting dalam menjaga pengalaman pengguna sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital yang sehat.
Meski mengambil langkah tegas, Apple menegaskan bahwa pengembang tetap diberikan kesempatan untuk memperbaiki aplikasinya.
Melalui program App Store Improvements, perusahaan akan mengirimkan pemberitahuan apabila sebuah aplikasi dinilai sudah usang, tidak diperbarui dalam waktu lama, atau mengalami penurunan jumlah unduhan secara signifikan.
Peringatan tersebut memungkinkan pengembang melakukan pembaruan fitur, peningkatan performa, atau penyesuaian lainnya sebelum aplikasi menghadapi risiko penghapusan dari App Store.
Kebijakan terbaru ini menunjukkan komitmen Apple untuk menjaga kualitas aplikasi yang tersedia di platformnya. Pengembang kini dituntut tidak hanya menghadirkan aplikasi yang berfungsi dengan baik, tetapi juga menawarkan nilai tambah dan inovasi yang mampu menarik minat pengguna.
Dengan demikian, App Store diharapkan menjadi ekosistem yang lebih kompetitif, berkualitas, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna perangkat Apple.