Minggu, 23 Agustus 2026

Pengamat Sebut Transportasi Publik Jabodetabek Kini Setara Kota-Kota Maju Dunia


  • Rabu, 10 Juni 2026 | 22:00
  • | News
 Pengamat Sebut Transportasi Publik Jabodetabek Kini Setara Kota-Kota Maju Dunia Ilustrasi -Rangkaian kereta LRT Jakarta melintas di atas rel layang, (ANTARA/HO Waskita Karya)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Sistem transportasi publik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dinilai telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, menurut pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, kualitas layanan transportasi publik seperti MRT Jakarta dan Kereta Rel Listrik (KRL) sudah mampu bersaing dengan banyak kota besar di dunia.

“Transportasi Jabodetabek dengan KRL dan MRT saat ini sudah setara dengan kota-kota dunia,” ujar Djoko saat dihubungi di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, tantangan terbesar yang kini dihadapi bukan lagi pembangunan infrastruktur, melainkan bagaimana mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Tantangan Beralih dari Kendaraan Pribadi

Meski jaringan transportasi massal terus berkembang, budaya penggunaan kendaraan pribadi masih menjadi hambatan utama dalam menciptakan sistem mobilitas perkotaan yang lebih efisien.

Djoko menilai berbagai proyek transportasi yang sedang dan akan dikembangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan kebutuhan mendasar masyarakat perkotaan. Infrastruktur tersebut bukan hanya mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan, polusi, dan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

“Ini kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu masyarakat perlu terus didorong untuk menggunakan angkutan umum,” katanya.

Sejumlah Proyek Strategis Terus Dipercepat

Pengembangan transportasi publik di Jakarta saat ini terus dilakukan melalui berbagai proyek strategis yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Beberapa proyek tersebut antara lain:

  • Perluasan jalur MRT Jakarta

  • Pembangunan Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ)

  • Pembangunan LRT Jakarta Fase 2 dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS)

Selain sektor transportasi, terdapat pula sejumlah proyek infrastruktur pendukung lainnya yang masuk dalam daftar proyek strategis DKI Jakarta, seperti:

  • Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter

  • Pembangunan tanggul pesisir NCICD (National Capital Integrated Coastal Development)

  • Penguatan sistem polder dan pompa Waduk Pluit Timur

Djoko berharap pengembangan transportasi yang telah menunjukkan hasil positif tersebut mendapatkan dukungan lebih besar dari Pemerintah Pusat agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.

Jepang Berpotensi Tingkatkan Investasi di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat enam proyek strategis di Jakarta yang berpotensi menarik investasi lanjutan dari Jepang.

Peluang kerja sama tersebut terus didorong melalui berbagai pertemuan bilateral. Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta pada 4–6 Juni 2026 melakukan pembahasan teknis serta meninjau langsung sejumlah proyek strategis bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pramono juga menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Jakarta dan Tokyo semakin kuat. Hubungan sister province yang telah terjalin sejak 1989 kini diperkuat oleh kehadiran lebih dari 10.000 warga Jepang yang bekerja di sekitar 1.500 perusahaan yang beroperasi di ibu kota.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari lawatan Pramono ke Tokyo pada April 2026 dan pertemuannya dengan Gubernur Metropolitan Tokyo, Yuriko Koike.

Target Besar Menuju HUT Ke-500 Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sejumlah proyek transportasi strategis dapat menunjukkan kemajuan signifikan menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 22 Juni 2027.

Salah satu proyek yang ditargetkan selesai adalah kawasan komersial bawah tanah MRT Jakarta beserta jalur lanjutan MRT dari Bundaran HI menuju Monas.

Kehadiran proyek tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai kota metropolitan modern dengan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berdaya saing global dikutip Antara.

Dengan berbagai pengembangan yang terus berjalan, transportasi publik tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian penting dari transformasi Jakarta menuju kota masa depan yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru