Kamis, 22 Januari 2026

Erick Thohir Kembali Soroti Penyelesaian Akhir Timnas U-23 Usai Hasil Imbang Lawan Malaysia


  • Selasa, 22 Juli 2025 | 06:00
  • | Bola
 Erick Thohir Kembali Soroti Penyelesaian Akhir Timnas U-23 Usai Hasil Imbang Lawan Malaysia Erick Thohir Kembali Soroti Penyelesaian Akhir Timnas U-23. (Antaranews)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menyoroti penyelesaian akhir Timnas U-23 Indonesia setelah hasil imbang 0-0 melawan Malaysia dalam laga terakhir Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Garuda Muda tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen dan menciptakan 11 peluang, tiga di antaranya mengarah ke gawang, namun, tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.

Erick menilai para penyerang kurang sabar saat berada di depan gawang. Ia meyakini jika lebih tenang, peluang mencetak gol bisa dimaksimalkan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi dominasi permainan Indonesia, termasuk dalam dua laga sebelumnya melawan Brunei Darussalam dan Filipina.

Ini adalah kali kedua Erick Thohir mengkritik penyelesaian akhir tim Garuda Muda setelah sebelumya melontarkan hal yang sama saat melawan Filipina pekan lalu, dan Indonesia menang 1-0 melalui gol bunuh diri pemain lawan.

"Kalau penguasaan bola, dua pertandingan luar biasa tingginya. Lalu umpan hari ini saja, passingnya 89 persen. Saya rasa angka yang baik. Finishing yang mesti ditingkatkan," kata dia dikutip Antara.

Dengan hasil ini, Indonesia lolos ke semifinal Kejuaraan ASEAN U-23 karena menjadi juara Grup A dengan tujuh poin. Di semifinal yang akan dimainkan pada Jumat (25/7) di SUGBK, Indonesia akan bertemu dengan juara dari Grup C, yang kemungkinan diraih oleh Thailand.

Ditanya bagaimana penilaiannya melihat tiga pertandingan Garuda Muda, Erick mengaku cukup puas. "Ya puas, tapi harus ditingkatkan finishing. Puas karena tujuh poin, lolos ke semifinal, pola permainan sudah baik, tapi finishing yang perlu ditingkatkan," kata pria yang juga menjadi Menteri BUMN itu.

"Seperti yang saya bilang, 8-0 lawan Brunei, bukan menjadi ukuran yang maksimal. Di pertandingan Filipina dan Malaysia, itu yang harus terus ditingkatkan. Dan ternyata benar, pola permainan baik, finishing belum maksimal," tutup dia.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Bola Terbaru