Loading
Inter Milan Menang 2-0 atas Como. (Bola.net)
COMO, ARAHKITA.COM - Inter Milan menutup musim Liga Italia Serie A 2024/25 dengan kemenangan 2-0 atas Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (24/5) dini hari WIB. Meski menang di pekan ke-38, Nerazzurri harus puas finis sebagai runner-up.
Kemenangan ini tak cukup membawa Inter meraih scudetto, karena di laga lain Napoli juga menang 2-0 atas Cagliari. Alhasil, Inter mengakhiri musim dengan 81 poin, hanya terpaut satu angka dari Napoli yang tampil sebagai juara Serie A musim ini.
Hasil ini menunda ambisi Inter Milan untuk meraih gelar ke-21 Liga Italia dalam sejarah klub. Kini, skuad asuhan Simone Inzaghi akan mengalihkan fokus penuh ke final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG), yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/6) dini hari WIB.
Baca juga:
Hasil Klasemen Sementara Liga Italia: AC Milan Naik ke Peringkat Tujuh Setelah Kalahkan ComoSementara itu, Como menutup musim dengan hasil yang tetap membanggakan. Meski kalah dari Inter, tim promosi tersebut dipastikan finis di peringkat ke-10 klasemen akhir dengan torehan 49 poin. Anak asuh Cesc Fabregas sukses unggul lima poin atas Torino dan Udinese, yang baru akan bermain pada laga penutup Serie A sehari berikutnya.
Kemenangan Inter atas Como, dilansir Antara, dihasilkan gol-gol yang dicetak Stefan de Vrij dan Joaquin Correa setelah tuan rumah tampil dominan lewat 61 persen penguasaan bola dan 18 percobaan tembakan.
Inter langsung mengambil inisiatif menyerang ketika laga dimulai dan menciptakan peluang lewat tendangan Matteo Darmian yang masih membentur lini pertahan Como.
Situasi sepak pojok pada menit ke-12 yang berakhir dengan gol sundulan De Vrij ke gawang Como sempat melambungkan harapan Inter, sebab pada saat bersamaan Napoli masih bermain nirgol kontra Cagliari.
Sayangnya, harapan itu meredup lantaran di Napoli tuan rumah memimpin lewat gol akrobatik Scott McTominay.
Sementara itu, Como berusaha memberi perlawanan dan menciptakan peluang lewat Nico Paz serta Ivan Smolcic, yang sayangnya belum membuahkan hasil.
Como bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-45 karena kiper Pepe Reina harus diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melalui tinjauan VAR karena melanggar Mehdi Taremi. Tentu ini bukanlah laga perpisahan yang diinginkan oleh Pepe Reina setelah beberapa waktu lalu mengumumkan untuk pensiun.
Enam menit babak kedua berjalan, Inter menggandakan keunggulan mereka lewat aksi individu Correa yang berakhir dengan gol ke gawang Como. Namun, pada saat bersamaan mantan pemain Inter Romelu Lukaku juga menggandakan keunggulan Napoli atas Cagliari.
Skor 2-0 untuk kemenangan Inter bertahan hingga bubaran di Como, demikian juga kedudukan identik bagi Napoli atas Cagliari, memaksa Nerazzurri mengikhlaskan gelar juara bagi I Partenopei.