Loading
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Wacana mengenai masa depan Kementerian BUMN kembali mencuat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membuka kemungkinan peleburan Kementerian BUMN ke Danantara. Meski begitu, ia menegaskan belum ada keputusan final terkait wacana tersebut.
“Belum ada keputusan, kita masih menunggu hasil kajian. Opsinya memang ada, tapi semuanya masih dalam pembahasan dan diskusi,” ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025).
Menurutnya, salah satu pertimbangan utama adalah efektivitas pembinaan dan manajemen BUMN yang saat ini sebagian sudah dijalankan oleh Danantara. Dengan kata lain, pemerintah ingin memastikan pengelolaan perusahaan negara bisa lebih terpusat dan efisien.
Isu peleburan ini juga menguat di parlemen. Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menyebutkan bahwa format kelembagaan BUMN memang berpotensi berubah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Kementerian BUMN akan dilebur, mengingat peran strategisnya perlahan mulai diambil alih oleh Danantara.
“Peluang itu terbuka karena RUU BUMN dan RUU Danantara saat ini dibahas secara bersamaan dalam Prolegnas Prioritas 2026,” jelas Bob di Senayan, Jakarta dikutip Antara.
Ia menambahkan, arah kebijakan ke depan kemungkinan lebih menitikberatkan pada pengelolaan BUMN melalui badan baru, bukan lagi kementerian. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat tata kelola aset negara agar lebih terintegrasi dan berdaya saing.
Meski masih dalam tahap pembahasan, wacana ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan mengenai masa depan Kementerian BUMN serta arah kebijakan pengelolaan perusahaan milik negara di masa mendatang.