IHSG Tembus 9.114 dan Cetak ATH, BEI: Terima Kasih Pak Purbaya


 IHSG Tembus 9.114 dan Cetak ATH, BEI: Terima Kasih Pak Purbaya Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman dalam wawancara cegat di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/01/2025). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bikin pasar ramai. Pada perdagangan sesi II Senin (19/1/2026), IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).

Berdasarkan data perdagangan pukul 14.50 WIB, IHSG berada di level 9.114,99, menguat 39,58 poin atau sekitar 0,44 persen dibanding penutupan sebelumnya.Rekor ini disambut positif oleh Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman. Ia secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, seiring tren IHSG yang terus menyentuh level tertinggi baru.

“Terima kasih, Pak Purbaya,” kata Iman dalam wawancara cegat di Gedung BEI Jakarta, Senin (19/1/2026).

Menurut Iman, sepanjang tahun 2025, IHSG mencatat ATH sebanyak 24 kali, dan tren tersebut masih berlanjut memasuki awal tahun ini. Momentum itu dinilai sejalan dengan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap arah kebijakan ekonomi dan pasar modal.

Purbaya Optimistis IHSG Bisa Sentuh 10.000

Sementara itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa juga menyampaikan keyakinannya bahwa IHSG masih punya ruang penguatan. Ia bahkan optimistis indeks bisa menyentuh level 10.000 pada tahun ini.

Purbaya menilai, pelaku pasar melihat arah ekonomi Indonesia sedang berada di jalur yang membaik. Bahkan, ia menyebut target pertumbuhan ekonomi 6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) bukan sesuatu yang mustahil.

“Saya pikir memang itu optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan. Kalau saya lihat, fondasi ekonominya yang sudah membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BEI sudah amat sinkron, harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat, dan 6 (persen) bukan mustahil dicapai tahun ini,” ujar Purbaya.

Dengan fondasi ekonomi yang dinilai makin kuat, Purbaya percaya rekor baru IHSG bisa terus terjadi hingga target psikologis 10.000 terbuka lebar.“Tahun ini (IHSG) 10.000, itu bukan angka yang mustahil dicapai,” tegasnya.

Target BEI 2026: RNTH Rp14,5 Triliun dan 50 IPO

Meski demikian, untuk tahun 2026, BEI tidak menetapkan target khusus level IHSG. Fokus utama bursa tahun ini lebih diarahkan pada peningkatan aktivitas dan pendalaman pasar.

BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp14,5 triliun. Selain itu, BEI juga membidik hadirnya 50 emiten baru melalui Initial Public Offering (IPO) dan penambahan 2 juta investor baru.

Langkah ini diproyeksikan memperkuat basis investor domestik sekaligus mendorong pasar modal Indonesia makin solid dan kompetitif.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru