Sabtu, 08 Agustus 2026

Istana Buka Peluang, Destry Damayanti Masuk Bursa Calon Gubernur BI


 Istana Buka Peluang, Destry Damayanti Masuk Bursa Calon Gubernur BI Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kementerian Sekretariat Negara RI, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Nama Destry Damayanti semakin menguat dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Istana Kepresidenan mengonfirmasi bahwa Destry menjadi salah satu sosok yang tengah dipertimbangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi strategis tersebut secara definitif.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, sebagai pejabat Gubernur Sementara BI, Destry secara otomatis masuk dalam radar pembahasan. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa peluang Destry untuk naik menjadi Gubernur BI definitif terbuka lebar.

“Kalau ditanya apakah Ibu Destry termasuk yang dipertimbangkan, tentu saja iya. Beliau saat ini menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Prasetyo, Presiden tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Dalam beberapa waktu terakhir, Presiden aktif berdiskusi dengan berbagai pihak untuk menyerap masukan terkait arah kebijakan Bank Indonesia ke depan.

Sejumlah nama pun telah dipanggil langsung ke Istana. Mereka diajak berdialog mendalam mengenai strategi kebijakan moneter, stabilitas ekonomi, hingga tantangan global yang akan dihadapi Indonesia.

“Ada banyak nama yang dibahas. Beberapa di antaranya sudah dipanggil untuk berdiskusi terkait arah kebijakan BI ke depan,” jelasnya dikutip Antara.

Meski proses penjaringan terus berjalan, hingga kini belum ada keputusan final dari Presiden. Surat Presiden (surpres) yang menjadi langkah resmi pengajuan calon Gubernur BI ke DPR juga belum diterbitkan.

“Sampai hari ini belum ada keputusan. Surpres juga belum dikirimkan,” tegas Prasetyo.

Saat ini, Destry Damayanti menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada Juli 2026. Penunjukan tersebut dilakukan sesuai mekanisme perundang-undangan yang berlaku, termasuk aturan terbaru terkait penguatan sektor keuangan.

Dengan posisi strategis Bank Indonesia sebagai penjaga stabilitas ekonomi nasional, publik kini menanti siapa sosok yang akan dipilih Presiden untuk memimpin bank sentral ke depan. Apakah Destry akan resmi naik menjadi Gubernur BI? Semua mata kini tertuju ke Istana.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru