Loading
Ilustrasi Whip Pink yang sedang viral dibicarakan (RRI/Instagram/@whippink.co)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kepolisian masih menyelidiki asal-usul tabung gas berwarna merah muda atau whip pink yang ditemukan di apartemen pemengaruh Lula Lahfah. Meski perkara kematian Lula telah dihentikan pada tahap penyelidikan, aparat memastikan penelusuran terhadap peredaran dan penggunaan tabung tersebut tetap berlanjut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, hingga saat ini penyelidik belum menemukan bukti pembelian tabung whip pink yang dimaksud. Namun, aparat telah mendalami jalur pengiriman dan asal-usul barang tersebut melalui penelusuran lanjutan.
Menurut Budi, penyelidikan masih mencakup pemeriksaan digital forensik guna mengungkap dari mana tabung tersebut berasal. Kepolisian juga memantau potensi penyalahgunaan tabung N2O dengan melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba serta Kementerian Kesehatan.
Tabung whip pink ditemukan di kamar asisten almarhum saat proses olah tempat kejadian perkara di apartemen Lula Lahfah. Selain itu, polisi juga mengamankan satu tabung whip pink berukuran 2.050 gram untuk dilakukan pemeriksaan DNA sentuhan.
Petugas turut menyita satu kotak berwarna pink berisi 44 tablet obat-obatan yang juga akan diperiksa melalui metode serupa. Temuan lain di lokasi berupa obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional.
Terkait isu dugaan overdosis yang sempat beredar, Budi menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menghormati keluarga almarhum.
Pihak kepolisian, dilansir Antara, sebelumnya menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula Lahfah. Meski demikian, aparat memastikan setiap temuan di lokasi kejadian tetap ditelusuri secara profesional guna memastikan tidak ada aspek hukum yang terlewat.