Loading
Grup vokal Westlife membawakan lagu saat tampil pada konser ‘Westlife - A Gala Evening’ di Graha UNESA, Surabaya, Jawa Timur. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Grup vokal legendaris asal Irlandia, Westlife, dijadwalkan menggelar konser bertajuk “Westlife – A Gala Evening” di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta, Selasa (10/2/2026) malam. Penampilan ini menjadi momen yang dinanti para penggemar setelah perjalanan panjang karier Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, dan Nicky Byrne selama lebih dari dua dekade.
Konser yang dipromotori oleh Color Asia Live ini akan terasa istimewa karena Westlife tampil dengan iringan orkestra, menghadirkan nuansa megah sekaligus emosional pada lagu-lagu ikonik mereka.
“Konser ini dirancang sebagai malam penuh nostalgia. Westlife akan membawakan lagu-lagu yang sangat dekat dengan hati penggemar, dikemas lebih elegan dengan sentuhan orkestra,” ujar perwakilan Color Asia Live dalam keterangan resminya.
Nama Westlife sendiri lekat dengan deretan lagu cinta yang tak lekang oleh waktu. Salah satu yang paling ikonik adalah “My Love” (2000), lagu yang sempat menduduki puncak tangga lagu di berbagai negara dan hingga kini masih menjadi anthem romantis lintas generasi.
Selain itu, “Flying Without Wings” juga selalu menjadi lagu wajib dalam setiap penampilan mereka. Lagu ini dikenal luas berkat liriknya yang sederhana namun sarat makna tentang cinta dan arti kesuksesan dalam hidup.
Sejumlah balada lain seperti “Swear It Again”, “If I Let You Go”, dan “Fool Again” turut mengukuhkan reputasi Westlife sebagai grup vokal dengan lagu-lagu romantis paling berpengaruh di era 2000-an. Kala itu, karya-karya mereka hampir selalu menghiasi radio, pesta pernikahan, hingga momen perpisahan sekolah.
Di sisi lain, Westlife juga menunjukkan sisi ceria lewat “Uptown Girl”, lagu remake milik Billy Joel yang sukses memperluas basis penggemar mereka di berbagai belahan dunia.
Memasuki era yang lebih modern, Westlife tetap relevan melalui lagu seperti “Hello My Love” dan “Better Man”, membuktikan kemampuan mereka beradaptasi dengan tren musik tanpa kehilangan ciri khas harmoni vokal yang kuat.
Konser di PIK 2 Jakarta ini diprediksi menjadi perjalanan emosional bagi penonton, menyatukan nostalgia, aransemen orkestra yang megah, serta lagu-lagu legendaris yang telah menemani berbagai fase kehidupan para penggemarnya.