Selasa, 06 Oktober 2026

Kanye West Terancam Dilarang Tampil di Prancis Usai Kontroversi Pernyataan Antisemit


 Kanye West Terancam Dilarang Tampil di Prancis Usai Kontroversi Pernyataan Antisemit Rapper Ye atau Kanye West. ANTARA/HO-IMDb/Ye

 JAKARTA, ARAHKITA.COM — Rapper asal Amerika Serikat Kanye West yang kini dikenal dengan nama Ye, dikabarkan berpotensi menghadapi larangan tampil di Prancis akibat pernyataan bernada antisemit yang kembali memicu kontroversi.

Menurut laporan Variety pada Selasa (14/4/2026), Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez tengah mengkaji opsi hukum untuk melarang konser Kanye West yang dijadwalkan berlangsung di Marseille pada Juni mendatang.

Langkah tersebut juga dikonfirmasi oleh kantor kementerian kepada Agence France-Presse, menyusul meningkatnya tekanan publik dan politik di Prancis.

Wali Kota Marseille Benoît Payan secara tegas menyatakan penolakannya terhadap kehadiran Kanye West di kota tersebut, khususnya di Stadion Vélodrome.

“Saya menolak menjadikan Marseille sebagai panggung bagi mereka yang menyebarkan kebencian dan Nazisme tanpa penyesalan. Kanye West tidak diterima di Stade Vélodrome, tempat yang menjadi simbol kebersamaan seluruh warga Marseille,” tulis Payan di platform X.

Sementara itu, pengadilan administratif tertinggi Prancis menyatakan bahwa otoritas setempat hanya dapat melarang konser dalam kondisi ketat, yaitu jika terdapat risiko pelanggaran pidana atau ancaman terhadap ketertiban umum.

Pemerintah Prancis juga telah menggelar pertemuan antara Menteri Dalam Negeri, prefek wilayah Provence-Alpes-Côte d’Azur Jacques Witkowski, dan Wali Kota Marseille untuk membahas langkah hukum yang memungkinkan penghentian konser tersebut.

Kontroversi Kanye West juga berdampak di negara lain. Pemerintah Inggris sebelumnya telah melarangnya masuk setelah ia dijadwalkan tampil di Wireless Festival di London pada Juli.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa segala bentuk antisemitisme tidak dapat ditoleransi.

“Antisemitisme dalam bentuk apa pun sangat tidak dapat diterima dan harus dilawan dengan tegas di mana pun muncul,” ujar Starmer.

Kanye West sebelumnya telah beberapa kali menuai kecaman akibat pernyataan dan tindakan kontroversial, termasuk rilis lagu bernuansa ekstrem, penjualan merchandise bermuatan simbol Nazi, serta pernyataan publik yang menyangkal Holocaust.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru