Film Cek Khodam Siap Tayang, Saat Hantu Tak Lagi Menakutkan bagi Manusia Modern


 Film Cek Khodam Siap Tayang, Saat Hantu Tak Lagi Menakutkan bagi Manusia Modern Ilustrasi poster film Cek Khodam. (Dee Company)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tren konten mistis yang belakangan ramai di media sosial kini diangkat ke layar lebar melalui film komedi horor terbaru berjudul "Cek Khodam". Film produksi Dee Company ini menawarkan sudut pandang segar tentang dunia gaib yang perlahan kehilangan pamornya di tengah kehidupan manusia modern.

Berbeda dari film horor pada umumnya yang mengandalkan teror dan ketegangan, "Cek Khodam" justru mengajak penonton menertawakan fenomena mistis yang kini kerap dijadikan hiburan di dunia digital. Film ini berangkat dari realitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, ketika banyak orang merasa persoalan ekonomi, cicilan, dan tekanan hidup jauh lebih menakutkan dibandingkan sosok hantu.

"Dunia gaib yang dulu dianggap menyeramkan kini berubah menjadi bahan tontonan dan candaan," demikian disampaikan Dee Company dalam siaran resmi yang diterima di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Cerita berpusat pada tiga sahabat, yaitu Sakti, Wira, dan Bima, yang membuat konten bertema cek khodam untuk media sosial. Tanpa mereka sadari, aktivitas tersebut ternyata membawa dampak besar terhadap keseimbangan dunia gaib.

Sakti diperankan oleh Jirayut, sementara Wira dimainkan Saputra Kori dan Bima diperankan Benidictus Siregar. Ketiganya menjadi motor utama dalam rangkaian cerita yang memadukan unsur komedi dan horor dengan cara yang unik.

Dalam film ini, konten yang mereka buat menyebabkan AKM atau Angka Ketakutan Manusia turun drastis. Akibatnya, para hantu dan khodam merasa kehilangan kewibawaan karena manusia tidak lagi menganggap mereka sebagai sosok yang menakutkan.

Dunia gaib yang selama ini identik dengan rasa takut justru berubah menjadi bahan lelucon. Para makhluk tak kasatmata pun menghadapi tantangan baru ketika eksistensi mereka mulai dipertanyakan.

Situasi tersebut membuat Panglima Khodam turun langsung ke dunia manusia. Ia mendapat tugas penting untuk memulihkan martabat dunia gaib sekaligus mengembalikan rasa takut manusia terhadap makhluk halus.

Namun, misi tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Upaya para khodam untuk kembali menakut-nakuti manusia justru memicu berbagai kekacauan yang mengundang tawa. Semakin keras mereka berusaha mengembalikan citra menyeramkan dunia gaib, semakin absurd pula kejadian yang muncul.

Melalui premis tersebut, "Cek Khodam" tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menyentil perubahan cara pandang masyarakat terhadap hal-hal mistis di era digital. Film ini menggambarkan bagaimana manusia modern kini lebih fokus menghadapi persoalan hidup nyata dibandingkan ketakutan terhadap dunia supranatural.

Film ini diproduseri oleh Dheeraj Kalwani dan disutradarai Jeropoint. Naskahnya ditulis bersama oleh Jeropoint, Sandikagusti, dan Shintapuji.

Selain dibintangi Jirayut, Saputra Kori, dan Benidictus Siregar, film ini juga menghadirkan sederet nama lain seperti Kak Gem, Tante Lala, Angie Williams, Fahira Almira, Roewina Umboh, hingga Fanny Fadillah.

Lewat "Cek Khodam", Dee Company berupaya menghadirkan tontonan yang relevan dengan budaya digital masa kini. Film ini menawarkan kombinasi komedi dan horor yang dekat dengan keseharian masyarakat, sekaligus mengajak penonton melihat dunia gaib dari sudut pandang yang berbeda.

"Film ini menawarkan cerita tentang dunia gaib yang berusaha kembali ditakuti, tetapi harus menghadapi manusia modern yang sudah terlalu sibuk bertahan dari masalah hidupnya sendiri," tulis Dee Company.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru