Kafe dan Hotel di Kherson Diserang Drone saat Tahun Baru, 24 Orang Tewas


 Kafe dan Hotel di Kherson Diserang Drone saat Tahun Baru, 24 Orang Tewas Foto Ilustrasi Antaranews

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Serangan tiga pesawat nirawak menghantam sebuah kafe dan hotel di wilayah Kherson, menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya pada malam pergantian Tahun Baru. Informasi tersebut disampaikan Gubernur Kherson Vladimir Saldo pada Kamis (1/1).

Saldo mengatakan serangan tersebut terjadi hampir bersamaan dengan detik-detik pergantian tahun. Menurutnya, tiga drone menyerang secara terarah lokasi warga sipil yang tengah merayakan Tahun Baru di kawasan pesisir Laut Hitam, tepatnya di desa Khorly.

Ia menyebutkan sebagian korban tewas akibat terbakar, termasuk seorang anak. Hingga kini, jumlah korban masih dalam proses pendataan lanjutan. Api di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan, sementara tim medis masih berupaya menyelamatkan para korban luka.

Wilayah Kherson secara internasional diakui sebagai bagian dari Ukraina, namun saat ini dikuasai oleh Rusia dan diklaim sebagai wilayah resminya sejak aneksasi pada September 2022. Presiden Rusia Vladimir Putin saat itu menandatangani dekrit aneksasi Kherson bersama tiga wilayah Ukraina lainnya, yakni Donetsk, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua Dewan Federasi Rusia atau Majelis Tinggi Parlemen Rusia, Valentina Matvienko, menyerukan agar komunitas internasional dan para pemimpin dunia mengecam serangan tersebut. Ia menegaskan tidak ada alasan yang dapat membenarkan serangan terhadap warga sipil, terlebih pada malam perayaan Tahun Baru.

Matvienko, dilansir Antara, juga menyatakan bahwa militer Ukraina diduga mengetahui keberadaan warga sipil, termasuk anak-anak, di lokasi tersebut, namun tetap melancarkan serangan. Hingga saat ini, pemerintah Ukraina belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru