Trump Ancam Kepemimpinan Mojtaba Khamenei Jika Iran Tolak Tuntutan AS


 Trump Ancam Kepemimpinan Mojtaba Khamenei Jika Iran Tolak Tuntutan AS Presiden Amerika Serikat Donald Trump ANTARAAnadolu Ajansi

ISTANBUL, ARAHKITA.COM – Presiden Donald Trump disebut terbuka dengan kemungkinan mengambil langkah ekstrem terhadap Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, apabila Teheran menolak memenuhi tuntutan Washington.

Laporan tersebut diungkap oleh The Wall Street Journal yang menyebut Trump menyampaikan pandangan itu secara pribadi kepada sejumlah asistennya. Mengutip pejabat aktif dan mantan pejabat Amerika Serikat, laporan tersebut menyebut salah satu tuntutan utama Washington adalah pembubaran program nuklir Iran.

Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Trump secara terbuka mengkritik penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.

Ia bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai kesalahan besar dan meragukan kepemimpinan Mojtaba akan bertahan lama.

“Saya tidak senang dengan hasil pemilihan pemimpin baru Iran,” kata Trump dalam pernyataannya kepada New York Post.

Mojtaba Khamenei yang berusia 56 tahun ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.

Ali Khamenei meninggal dunia setelah gelombang serangan gabungan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Selama masa hidupnya, Ali Khamenei memimpin Iran selama sekitar 37 tahun dan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik negara tersebut.

Situasi ini membuat hubungan antara Washington dan Teheran kembali berada dalam tensi tinggi, terutama terkait isu program nuklir Iran yang sejak lama menjadi sumber ketegangan di kawasan Timur Tengah.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru