Estonia Siapkan UU Antariksa Pertama, Industri Komersial Makin Berkembang. (Ilustrasi AI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Estonia bersiap memiliki undang-undang (UU) antariksa pertamanya. Regulasi ini menjadi langkah penting bagi negara Baltik tersebut untuk memperjelas aturan kegiatan antariksa yang semakin berkembang, terutama seiring meningkatnya aktivitas komersial di sektor tersebut.
Rencana pengesahan UU Antariksa Estonia tersebut dilaporkan lembaga penyiaran Estonia, ERR, pada Kamis (13/8/2026).
Pakar industri antariksa di Kementerian Ekonomi Estonia, Gloria Koegel, mengatakan regulasi diperlukan untuk memastikan setiap kegiatan antariksa yang dilakukan dari wilayah atau di bawah yurisdiksi Estonia tetap sesuai dengan kewajiban internasional.
“Estonia merupakan pihak dalam perjanjian antariksa internasional—khususnya Traktat Antariksa Luar PBB—dan negara berkewajiban memastikan bahwa kegiatan antariksa yang dilakukan di bawah yurisdiksinya tunduk pada izin serta pengawasan yang memadai,” kata Koegel kepada ERR.
Belum Ada UU yang Mengatur Kegiatan Antariksa
Selama ini, Estonia belum memiliki undang-undang khusus yang mengatur kegiatan antariksa di negaranya. Karena itu, regulasi baru tersebut diharapkan menjadi dasar hukum bagi berbagai aktivitas antariksa yang dilakukan oleh pemerintah maupun pelaku industri.
UU Antariksa Estonia nantinya akan mengatur sejumlah aspek penting, mulai dari pemberian izin kegiatan antariksa, pendaftaran objek antariksa, penilaian risiko, hingga tanggung jawab dan mekanisme pengawasan.
Aturan tersebut menjadi semakin relevan karena industri antariksa tidak lagi hanya berkaitan dengan penelitian dan pengembangan teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas antariksa berkembang menjadi sektor bisnis yang melibatkan semakin banyak perusahaan dan investasi komersial.
“Dalam beberapa tahun terakhir, sektor antariksa semakin beralih dari penelitian menuju kegiatan komersial atau bisnis, termasuk di Estonia,” ujar Koegel.
Menurut dia, meningkatnya aktivitas komersial otomatis mendorong kebutuhan terhadap regulasi yang lebih jelas.
“Akibatnya, permintaan pun meningkat; seiring dengan semakin komersialnya kegiatan antariksa, diperlukan pula regulasi yang tepat untuk menetapkan aturan mainnya,” tambahnya dikutip Antara.
Estonia Bidik Peluncuran Satelit Komersial pada 2028
Langkah Estonia menyiapkan UU Antariksa juga sejalan dengan perkembangan industri antariksa komersial di negara tersebut.
Estonia dikabarkan menargetkan peluncuran satelit komersial pertamanya ke orbit pada 2028. Target tersebut menunjukkan bahwa aktivitas antariksa di Estonia mulai memasuki fase baru, dari yang sebelumnya lebih banyak berorientasi pada penelitian menuju pemanfaatan ruang angkasa untuk kepentingan bisnis.
Dengan adanya regulasi khusus, pemerintah Estonia diharapkan dapat menciptakan kepastian hukum bagi perusahaan yang ingin menjalankan kegiatan antariksa, sekaligus memastikan aspek keselamatan, tanggung jawab, dan pengawasan tetap terjaga.
Bagi Estonia, UU Antariksa bukan sekadar aturan administratif. Regulasi tersebut menjadi fondasi untuk menyiapkan ekosistem industri antariksa yang lebih tertata ketika aktivitas komersial di luar angkasa semakin berkembang.