Menteri Dalam Negeri Mendagri Muhammad Tito Karnavian (Puspen Kemendagri)
MEDAN,ARAHKITA.COM – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa perencanaan yang matang menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Sumatera Utara 2027 di Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).
Menurut Tito, forum Musrenbang tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin semata. Sebaliknya, kegiatan ini harus menjadi pijakan awal dalam merumuskan arah pembangunan yang terukur dan berdampak nyata.
“Perencanaan yang matang, kualitas yang matang, artinya detail, itu menentukan 60 persen keberhasilan program,” ujarnya.
Tito menjelaskan, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus mengakomodasi aspirasi dari tingkat bawah, mulai dari kabupaten hingga kota. Pendekatan ini penting agar program yang dirancang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga harus menyelaraskan program dengan kebijakan nasional. Hal ini karena posisi pemerintah provinsi tidak terlepas dari sistem pemerintahan pusat.
Ia juga mengapresiasi paparan yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution terkait peta jalan pembangunan daerah ke depan.
Lebih lanjut, Tito menekankan bahwa keberhasilan seorang kepala daerah tidak hanya ditentukan oleh kekuasaan atau kewenangan, tetapi juga oleh kekuatan visi dan konsep pembangunan.
“Memiliki kekuasaan itu tidak cukup. Harus punya pengikut dan yang lebih penting adalah memiliki konsep,” tegasnya.
Menurutnya, visi dan misi kepala daerah menjadi identitas kepemimpinan yang akan menentukan arah pembangunan jangka panjang.
Tito juga mengingatkan pentingnya strategi dalam merancang program pembangunan. Ia bahkan menyinggung pemikiran Sun Tzu sebagai rujukan dalam memahami pentingnya strategi yang matang.
“Know your enemy, know yourself, and you will win in thousand battles,” kutipnya.
Menurut Tito, pemahaman mendalam terhadap masalah akan membantu pemerintah daerah dalam merumuskan solusi yang tepat dan efektif.
Kegiatan Musrenbang RKPD ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya:
Serta para bupati/wali kota se-Sumatera Utara dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).