Senin, 24 Agustus 2026

Polisi Kerahkan 3.761 Personel Kawal Unjuk Rasa di Kawasan Monas


 Polisi Kerahkan 3.761 Personel Kawal Unjuk Rasa di Kawasan Monas Ribuan personel gabungan menggelar apel pengamanan unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Pusat).

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan dalam rangkaian aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, mengatakan pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Silang Selatan Monas yang menjadi salah satu titik konsentrasi massa aksi.

“Pengamanan dan pelayanan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Silang Selatan Monas. Aksi unjuk rasa berasal dari beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa dengan tuntutan yang berbeda,” kata Reynold.

Menurutnya, kehadiran aparat bertujuan memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga berkomitmen menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami menyiapkan personel untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan,” ujarnya.

Reynold menegaskan seluruh personel yang bertugas diminta menjaga profesionalitas selama pengamanan berlangsung. Aparat juga diingatkan agar tidak mudah terpancing situasi di lapangan dan tidak membawa senjata api maupun senjata tajam saat menjalankan tugas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Layani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan baik sesuai prosedur, serta tetap menjaga soliditas dalam pelaksanaan pengamanan,” tegasnya.

Selain memberikan arahan kepada petugas, kepolisian juga mengimbau para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku,” tutur Reynold.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi aksi agar mencari jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional, melihat perkembangan di lapangan,” katanya.

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan pengamanan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Reynold juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan, dapat menghubungi layanan Call Center Polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam,” pungkasnya.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru