Rabu, 09 September 2026

DPR Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata


  • Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:30
  • | News
 DPR Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan. (ANTARA/HO-BKKBN Jabar)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah dinilai memiliki tujuan mulia, namun pelaksanaannya perlu dipastikan tepat sasaran agar benar-benar memberi manfaat bagi anak bangsa.

Anggota Komisi X DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan pentingnya kualitas menu yang disajikan dalam program tersebut. Menurutnya, MBG hanya akan berhasil jika pemerintah serius memastikan mutu makanan yang diterima anak-anak sesuai standar gizi.

“Tujuan MBG memang baik, tapi jangan sampai terganjal persoalan di lapangan. Kasus-kasus keracunan yang sempat terjadi harus menjadi perhatian serius pemerintah,” kata Netty dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Perlu Komitmen Politik yang Kuat

Netty menekankan, agar program ini berjalan maksimal, diperlukan komitmen kuat dari berbagai instansi pemerintah. Dukungan politik yang serius diyakini akan menjadi kunci sukses eksekusi MBG di lapangan.

“Keseriusan pemerintah menentukan apakah program ini sekadar wacana atau benar-benar membawa perubahan nyata,” ujarnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lebih jauh, Netty melihat MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi. Program ini juga berpotensi menghidupkan UMKM pangan, sektor pertanian, peternakan, hingga nelayan lokal.

“Jika MBG melibatkan pelaku usaha kecil dan petani lokal, maka manfaatnya berlapis: anak-anak lebih sehat, sementara masyarakat pun berdaya secara ekonomi,” jelasnya.

DPR Akan Terus Awasi

Sebagai wakil rakyat, Netty memastikan DPR akan terus mengawasi pelaksanaan program MBG agar tetap berjalan sesuai koridor. Harapannya, MBG benar-benar menjadi solusi gizi sekaligus penggerak ekonomi daerah.

“Pemerintah harus menjadikan MBG sebagai program strategis jangka panjang, bukan sekadar proyek seremonial,” pungkasnya dikutip Antara.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru