Jenazah Pilot Smart Air Capt. Enggon Erawan Tiba di Ciputat, Keluarga Minta Privasi


  • Kamis, 12 Februari 2026 | 19:15
  • | News
 Jenazah Pilot Smart Air Capt. Enggon Erawan Tiba di Ciputat, Keluarga Minta Privasi Jenazah Capt. Enggon Erawan pilot pesawat Smart Air yang merupakan korban tragedi penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Lapangan Terbang Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Doven Digoel, Papua Selatan, tiba di rumah keluarga duka di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Jenazah Capt. Enggon Erawan, pilot Smart Air yang menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Lapangan Terbang Korowai, Papua Selatan, telah tiba di rumah duka di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026) sore.

Sebelumnya, jenazah diberangkatkan dari Tanah Merah, Kabupaten Doven Digoel, dan sempat mendapatkan penghormatan terakhir dari Ikatan Pilot Indonesia (IPI) di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Rombongan yang membawa jenazah tiba sekitar pukul 17.30 WIB. Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum. Keluarga, kerabat, serta rekan sejawat tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Keluarga Minta Media Hormati Privasi

Di tengah suasana haru, pihak keluarga meminta awak media untuk tidak mengambil gambar atau melakukan peliputan di dalam rumah duka.

“Wartawan silakan pulang, jangan ada di sini (rumah duka), jangan ambil gambar ya, tempat kalian bukan di sini,” ujar salah satu anggota keluarga almarhum.

Keluarga juga mengumumkan bahwa proses pembukaan peti jenazah hanya diperuntukkan bagi keluarga inti.

“Yang diperkenankan untuk terakhir kalinya melihat jenazah hanya keluarga. Nanti kita akan membuka petinya, jadi di luar keluarga tidak diperkenankan untuk ikut,” ucap perwakilan keluarga di hadapan para pelayat, seperti yang dikutip dari Antara.

Salat Jenazah Digelar usai Magrib

Setelah prosesi penghormatan terakhir dari keluarga, rangkaian shalat jenazah dijadwalkan berlangsung di Masjid Jami Al'Salam, yang berada tidak jauh dari rumah duka.

“Setelah ba’da magrib, kita akan melanjutkan proses shalat jenazah, nanti silakan para tamu dan keluarga ikut tahapan itu,” kata pihak keluarga.

Suasana khidmat dan penuh duka terasa saat para pelayat bergantian menyampaikan belasungkawa.

IPI: Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Sebelumnya, Direktur Teknis General Aviation Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Capt. Willy Resoeboen, menyampaikan bahwa jenazah Capt. Enggon dan Kopilot Capt. Baskoro berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI/Polri.

“Kedua jenazah pilot Smart Air berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI dan Polri,” ujar Capt. Willy.

Insiden penembakan terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT, saat pesawat Smart Air yang membawa 13 penumpang mendarat di Lapangan Terbang Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Doven Digoel, Papua Selatan.

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di wilayah Papua dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta komunitas penerbangan nasional.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru