Cerita Pilu dari Pasar Minggu, Bayi Ditinggal Kakaknya dengan Surat Menyentuh


  • Kamis, 05 Maret 2026 | 18:15
  • | News
 Cerita Pilu dari Pasar Minggu, Bayi Ditinggal Kakaknya dengan Surat Menyentuh Penemuan bayi perempuan di gerobak nasi uduk depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Polsek Pasar Minggu)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Peristiwa menyentuh hati terjadi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ketika seorang bayi perempuan berusia dua hari ditemukan hidup di dalam sebuah gerobak nasi uduk pada Selasa sore (3/3/2026).

Bayi tersebut diketahui bernama Ameera Ramadhani. Ia diduga ditinggalkan oleh kakaknya sendiri, seorang anak laki-laki bernama Zidan (12), setelah ibu mereka meninggal dunia usai melahirkan.

Kisah pilu itu terungkap dari secarik surat yang ditinggalkan bersama bayi tersebut.

“Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulis Zidan dalam surat yang ditemukan bersama bayi itu.

Dalam pesan tersebut, Zidan memohon agar orang yang menemukan adiknya bersedia merawat bayi tersebut seperti anak sendiri.

“Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih,” tulisnya.

Ditemukan di Dalam Tas di Gerobak Nasi Uduk

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menjelaskan bahwa bayi perempuan tersebut ditemukan di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, sekitar pukul 17.30 WIB.

“Bayi tersebut ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan laporan diterima polisi sekitar pukul 17.43 WIB,” kata Anggiat, Kamis (5/3/2026). 

Bayi itu ditemukan oleh warga bernama Dinda dan Marlinah setelah mereka mendengar suara tangisan bayi dari arah luar rumah.

“Saksi Dinda dan saksi Marlinah menyampaikan informasi telah menemukan seorang bayi perempuan berada di dalam tas belanja yang diletakkan di dalam gerobak nasi uduk,” jelas Anggiat.

Saat ditemukan, bayi tersebut mengenakan pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan dibungkus selimut putih.

Di dalam tas yang sama juga terdapat beberapa perlengkapan bayi, seperti susu bubuk, tisu basah, sarung tangan bayi, serta secarik kertas berisi pesan yang diduga ditulis oleh Zidan.

Berdasarkan isi surat tersebut, bayi itu diperkirakan baru berusia sekitar dua hari.

Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Pasar Minggu segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta mengamankan bayi tersebut.

Polisi juga melakukan penelusuran dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengurus RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu, hingga Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, bayi tersebut kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan.

“Pada pukul 19.55 WIB bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Anggiat.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan latar belakang kejadian tersebut serta mencari keberadaan keluarga bayi.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru