TNI Terapkan Siaga 3 Jelang Lebaran 2026, Ini Penjelasan Resminya


  • Jumat, 13 Maret 2026 | 21:05
  • | News
 TNI Terapkan Siaga 3 Jelang Lebaran 2026, Ini Penjelasan Resminya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. (Foto: Gatra/Istimewa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Markas Besar TNI memberikan penjelasan terkait status Siaga 3 yang saat ini diberlakukan di sejumlah satuan TNI. Status ini disebut sebagai bagian dari langkah menjaga kesiapsiagaan operasional, terutama menjelang momentum Idul Fitri 2026.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa Siaga 3 merupakan tahap kesiapan operasional satuan, di mana seluruh elemen militer memastikan kondisi personel, perlengkapan, hingga alat utama sistem senjata (alutsista) berada dalam keadaan siap.

Menurut Aulia, status tersebut merupakan prosedur rutin untuk memastikan setiap satuan TNI mampu menjalankan tugas secara optimal jika dibutuhkan.

“Status siaga 3 merupakan bagian dari kesiapan satuan TNI dalam memelihara kesiapsiagaan operasional,” ujar Aulia di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pemeriksaan Personel dan Alutsista

Dalam penerapannya, satuan TNI melakukan sejumlah langkah pengecekan, mulai dari kesiapan prajurit hingga kelengkapan peralatan tempur. Termasuk memastikan alutsista berada dalam kondisi siap operasional.

Meski demikian, Aulia menegaskan bahwa status Siaga 3 tidak mengubah aktivitas kedinasan prajurit secara signifikan. Para prajurit tetap menjalankan tugas sehari-hari di satuan masing-masing sesuai dengan tanggung jawab yang telah ditetapkan.

“Prajurit tetap dapat melaksanakan kegiatan kedinasan di satuan seperti biasa,” katanya.

Tidak Berkaitan dengan Konflik

Pihak TNI juga menegaskan bahwa penerapan status Siaga 3 tidak berkaitan dengan situasi konflik atau ancaman perang.Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menyebutkan bahwa kesiapsiagaan tersebut justru berkaitan dengan pengamanan menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, TNI AD sempat berada dalam status Siaga 1 untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan pasukan dan perlengkapan.

Setelah proses tersebut selesai, eskalasi kesiapsiagaan kemudian diturunkan menjadi Siaga 3, yang fokus pada pengamanan wilayah selama masa Lebaran.

“Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri,” kata Donny dikutip Antara.

Amankan Obyek Vital dan Jalur Mudik

Saat ini, personel TNI AD telah dikerahkan untuk membantu pengamanan di sejumlah obyek vital nasional, terutama selama bulan suci Ramadhan hingga libur Lebaran.

Selain itu, prajurit juga ditempatkan di berbagai titik keramaian guna memastikan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026 berjalan aman dan kondusif.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap stabilitas keamanan nasional, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang hari raya.

Meski status Siaga 3 sedang diterapkan, pihak TNI belum menjelaskan secara rinci hingga kapan kebijakan tersebut akan berlangsung.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru