Loading
Ilustrasi - Bandara Juanda Surabaya. (Foto:Dok. Sindonews)
SIDOARJO, ARAHKITA.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) sore, berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda.
Manajemen bandara mencatat sedikitnya 15 penerbangan dari dan menuju Juanda terdampak kondisi cuaca tersebut, baik dalam bentuk penundaan keberangkatan maupun pengalihan pendaratan ke bandara lain.
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir menjelaskan, dari jumlah tersebut sembilan penerbangan mengalami penundaan (delay).
Beberapa penerbangan yang terdampak penundaan antara lain:
Selain itu, penundaan juga terjadi pada penerbangan:
Sejumlah Penerbangan Dialihkan
Tak hanya penundaan, beberapa penerbangan menuju Surabaya juga harus dialihkan ke bandara lain karena kondisi cuaca di kawasan Juanda dinilai tidak memungkinkan untuk pendaratan sementara waktu.
Penerbangan yang dialihkan antara lain:
Selain pengalihan, terdapat pula dua penerbangan yang terpaksa kembali ke Bandara Juanda (Return to Base/RTB).
Kedua penerbangan tersebut adalah:
Pohon Tumbang dan Pos Gerbang Rusak
Cuaca ekstrem yang melanda kawasan bandara juga menyebabkan beberapa pohon tumbang di area Terminal Kargo.Salah satu pos toll gate di kawasan bandara dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon yang roboh akibat angin kencang.
Akibat kejadian tersebut, satu orang petugas penjaga pintu gerbang mengalami luka. Korban segera mendapatkan penanganan dari tim Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan yang bertugas di bandara.
Operasional Bandara Tetap Aman
Meski sempat terdampak cuaca buruk, pihak manajemen memastikan kondisi fasilitas bandara tetap aman dan operasional penerbangan secara bertahap kembali berjalan normal.
“Bandara Internasional Juanda memastikan seluruh fasilitas terminal dan area sisi udara tetap aman setelah terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada siang hari ini. Secara umum operasional tetap berjalan normal,” ujar Muhammad Tohir dikutip dari Antara.
Manajemen bandara juga terus melakukan penanganan di area yang terdampak agar aktivitas penerbangan dapat kembali berlangsung lancar.