Jumat, 04 September 2026

Berjuta Doa untuk Syuhuda, Aksi Solidaritas untuk TNI di Depan Kedubes AS


  • Minggu, 05 April 2026 | 10:30
  • | News
 Berjuta Doa untuk Syuhuda,  Aksi Solidaritas untuk TNI di Depan Kedubes AS Ribuan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2026) pagi. Aksi tersebut sebagai belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB. ANTARA/Risky Syukur/aa.

AKARTA, ARAHKITA.COM – Ribuan warga memadati Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2026) pagi, untuk mengikuti aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhuda”. Aksi ini digelar sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan kepada tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL).

Pantauan di lokasi pukul 08.30 WIB, massa aksi memadati area depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, bahkan membeludak hingga ke gerbang Monas dekat Stasiun Gambir. Beberapa peserta terlihat membawa bayi dan anak kecil, menunjukkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Mayoritas peserta mengenakan gamis putih dengan atribut Indonesia dan Palestina. Di sisi Kedubes AS, sebuah panggung setinggi dua meter dibangun sebagai tempat orasi. Terpampang pula foto ketiga prajurit TNI yang gugur, yakni:

  • Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar
  • Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan
  • Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon

Menurut Ketua Majelis Ormas Islam (MOI), Hadi Pranoto, “Aksi ini bukan hanya untuk mengenang pengorbanan para prajurit, tetapi juga untuk menguatkan solidaritas bangsa dan menyuarakan perdamaian dunia. Kita berharap generasi muda juga ikut merasakan pentingnya pengorbanan mereka.”

Selain doa bersama, aksi tersebut juga menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Selama prosesi, massa berdendang dengan lagu-lagu bertema perjuangan dan kibarkan bendera Palestina, memperkuat pesan solidaritas.

Hingga pukul 08.45 WIB, massa aksi terus berdatangan. Beberapa peserta hanya beristirahat sebentar untuk makan, kemudian kembali bergabung dengan kerumunan, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini.

“Pengorbanan prajurit TNI di misi perdamaian UNIFIL harus menjadi pengingat kita semua akan pentingnya persatuan dan perdamaian,” tambah Hadi Pranoto.

Aksi ini sekaligus menjadi simbol dukungan masyarakat Indonesia terhadap prajurit yang bertugas menjaga perdamaian dunia, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap isu internasional yang melibatkan solidaritas global.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru