Siloam Gandeng ICON, Dorong Uji Klinis Indonesia Naik Kelas ke Standar Global


  • Minggu, 19 April 2026 | 21:00
  • | News
 Siloam Gandeng ICON, Dorong Uji Klinis Indonesia Naik Kelas ke Standar Global Kiri ke kanan: Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, dr. Grace Frelita; Perwakilan ICON, dan Vice President and TA Head, APAC Project Delivery ICON, Suhail Ali, dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Siloam International Hospitals dan ICON Clinical Research Limited di Siloam Hospitals Lippo Village, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (17/4/2026). ANTARA/HO-Siloam Hospitals Lippo Village.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Upaya meningkatkan kualitas riset kesehatan di Indonesia terus bergerak maju. Salah satunya ditunjukkan oleh langkah strategis Siloam International Hospitals yang menggandeng organisasi riset global ICON Clinical Research Limited (ICRL) untuk memperkuat uji klinis di Tanah Air.

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa. Kedua pihak akan mengelola dan mengembangkan penelitian klinis dengan standar internasional, sekaligus mendorong peningkatan jumlah serta kompleksitas studi medis di Indonesia.

Chief Medical Officer Siloam, Grace Frelita, menegaskan bahwa kemitraan ini akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi pasien.

“Melalui jaringan uji klinis yang lebih terstruktur, pasien di Indonesia bisa mendapatkan akses lebih cepat terhadap terapi inovatif dan pengobatan terbaru,” ujarnya.

Indonesia Masih Minim dalam Peta Riset Global

Meski memiliki potensi besar, Indonesia saat ini masih tergolong kurang terwakili dalam riset klinis global. Data menunjukkan, hanya sekitar 0,48 persen uji klinis onkologi fase 2 dan 3 di Asia yang melibatkan Indonesia.

Padahal, sepanjang 2024, sudah tercatat ada 66 uji klinis yang berlangsung di dalam negeri. Artinya, tren pertumbuhan ada, namun masih perlu didorong agar bisa bersaing di level global.

Keterbatasan ini berdampak langsung pada akses masyarakat terhadap terapi terbaru yang umumnya tersedia lebih dulu di negara dengan ekosistem riset yang kuat.

Siloam Punya Modal Kuat Jadi Pemain Global

Sebagai salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, Siloam dinilai memiliki posisi strategis. Infrastruktur modern, tenaga medis profesional, serta jumlah pasien yang tinggi menjadi kekuatan utama dalam mendukung penelitian klinis berskala besar.

Pihak ICON juga melihat potensi besar ini. Vice President ICON untuk kawasan Asia Pasifik, Suhail Ali, menyebut Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan dalam pengembangan riset klinis.

“Dengan kombinasi keunggulan klinis, infrastruktur yang terus berkembang, dan reputasi profesional yang kuat, kolaborasi ini bisa mempercepat lahirnya terapi-terapi transformatif,” jelasnya.

Fokus Kolaborasi: Efisiensi, Teknologi, dan Standar Global

Kerja sama ini akan difokuskan pada beberapa hal penting, antara lain:

  • Peningkatan kualitas operasional uji klinis
  • Percepatan tahap awal penelitian (start-up study)
  • Penguatan kepatuhan terhadap regulasi
  • Peningkatan kualitas data penelitian
  • Pemanfaatan teknologi dalam proses riset
  • Pemilihan lokasi penelitian yang lebih strategis

Pihak ICON juga melihat potensi besar ini. Vice President ICON untuk kawasan Asia Pasifik, Suhail Ali, menyebut Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan dalam pengembangan riset klinis.

“Dengan kombinasi keunggulan klinis, infrastruktur yang terus berkembang, dan reputasi profesional yang kuat, kolaborasi ini bisa mempercepat lahirnya terapi-terapi transformatif,” jelasnya.

Fokus Kolaborasi: Efisiensi, Teknologi, dan Standar Global

Kerja sama ini akan difokuskan pada beberapa hal penting, antara lain:

  • Peningkatan kualitas operasional uji klinis
  • Percepatan tahap awal penelitian (start-up study)
  • Penguatan kepatuhan terhadap regulasi
  • Peningkatan kualitas data penelitian
  • Pemanfaatan teknologi dalam proses riset
  • Pemilihan lokasi penelitian yang lebih strategis

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru